Tribun Pesawaran

Kecelakaan Beruntun di Jalinbar Gedong Tataan Libatkan 5 Kendaraan, Korban Luka-luka

Kepolisian Resor Pesawaran merilis kronologi kecelakaan beruntun di Jalan Lintas Barat, Simpang Kogop, Desa Negri Sakti, Kecamatan Gedongtataan.

Kecelakaan Beruntun di Jalinbar Gedong Tataan Libatkan 5 Kendaraan, Korban Luka-luka
Ist
Kecelakaan Beruntun di Jalinbar Gedong Tataan 

Laporan Reporter Tribun Lampung R Didik Budiawan C

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN -  Kepolisian Resor Pesawaran merilis kronologi kecelakaan beruntun di Jalan Lintas Barat, Simpang Kogop, Desa Negri Sakti, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, Senin (12/11) pukul 16.00 WIB.

Kepala Polres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro dalam pers rilis Humas Polres Pesawaran, Selasa (13/11) pagi mengungkapkan, kecelakaan melibatkan lima kendaraan sekaligus.

Baca: BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Lampung Selasa 13 November 2018 Akan Diguyur Hujan

Yakni dump truk fuso BE 9601 BR, angkot warna hijau BE 1862 RU dan Avanza hitam BE 174 AL. Serta dua unit sepeda motor, Honda Revo BE 3568 BL dan Honda Beat BE 3799 OY.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun mengakibatkan sejumlah korban luka-luka," ujarnya.

Baca: VIDEO CONTENT – 4.938 Peserta Bertarung di PKOR

Berdasar keterangan saksi-saksi, peristiwa tersebut bermula dari Dump Truk Fuso BE 9601 BR yang dikemudikan Deni Susanto (37) warga Kaliawi Bandar Lampung melaju ke arah Kabupaten Pringsewu.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP) yang kondisi jalannya menikung dan sedikit menurun, Fuso tersebut lepas kendali dan melaju ke arah lajur kanan yang kemudian menabrak angkot BE 1862 RU yang dikendarai Kaji (35) warga Desa Banjar Negri Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran.

Baca: Bayi 9 Bulan Meninggal Usai Diperkosa Suami Baby Sitternya. Inilah Curahan Hati Sang Ibunda

Angkot tersebut mengangkut penumpang. Akibatnya empat orang penumpang luka-luka, Lusiandri (52) seorang guru warga Tanjungkarang Pusat mengalami lebam pipi sebelah kanan dan tangan kanannya sakit.

Kemudian Metalusiana (18) seorang pedagang warga Kecamatan Panjang mengalami luka ringan. Lalu, Mutia Farida (50) seorang guru warga Bandar Lampung yang juga luka ringan dan Rifki (13) seorang pelajar warga Bandar Lampung dirawat di RSUDAM karena patah kaki.

Tidak sampai disitu, dumptruk fuso terus melaju sehingga menabrak Honda Beat BE 3799 OY yang dikendarai ibu rumah tangga, Natia Erawati (37) warga Desa Tegal Sari, Natar, mengalami nyeri di dada.

Halaman
12
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved