Tribun Bandar Lampung

Pencurian Modus Pecah Kaca Terjadi di Perumnas Way Halim, Pelaku Gasak Uang Rp 30 Juta

Kaca mobil dipecah, uang Rp 30 juta raib dibawa kabur. Kejadian ini berlangsung Kamis sore, 15 November 2018, di Perumnas Way Halim.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Teguh Prasetyo
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Mobil korban pencurian pecah kaca di Way Halim 
Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kaca mobil dipecah, uang Rp 30 juta raib dibawa kabur.
Kejadian ini berlangsung pada Kamis sore, 15 November 2018, di Jalan Minak Tebus Bawang, Perumnas Way Halim, tepatnya di belakang PKOR Way Halim, Bandar Lampung.
Menurut warga sekitar yang tak mau disebut namanya, kejadian ini sekitar pukul 15.00 wib. 
"Dia (korban) itu beli makan di rumah makan Padang, sebenarnya deket sama rumahnya," ungkapnya, Kamis malam, 15 November 2018.
Namun kata dia, begitu balik ke mobil, korban kaget karena mobilnya sudah pecah kacanya di bagian pintu sebelah kiri.
"Katanya ada uang yang dibawa kabur pelaku, saya kurang tahu berapa jumlahnya," tandasnya.
Tribun pun mencoba mengkonfirmasi korban, namun sayang korban menolak dan tak mau memberi keterangan.
Tapi Tribun mendapati mobil yang kacanya dipecah pencurian, berada tak jauh dari rumah korban di Jalan Galunggung 3, Kelurahan Perumnas Way Halim.
Pantauan Tribun, mobil Suzuki warna silver X-Over bernopol A 1297 CM, berada di pinggir jalan dengan kondisi ditutupi kertas kardus di sisi kaca kiri.
Mobil korban pencurian pecah kaca
Mobil korban pencurian pecah kaca (Tribun Lampung/Hanif Mustafa)
Sementara itu, Kapolsek Sukarame Kompol Mulyadi membenarkan adanya peristiwa pencurian ini. 
"Ya benar," katanya, Jumat sore 16 November 2018.
Masih kata dia, para pelaku pencurian dengan modus pecah kaca diduga lebih dari satu orang.
"Dari dalam mobil pelaku bawa kabur Rp 30 juta, buku tabungan, dan satu unit handphone," tuturnya.
Mulyadi menduga, korban telah dibuntuti para pelaku setelah mengambil uang dari mesin ATM di sekitar Way Halim.
"Untuk CCTV ATM sudah kami cek," ungkapnya.
Mulyadi menambahkan, pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan.
"Dan kami kejar para pelaku ini," tandasnya. (*)
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved