Bambang Suryo Diancam Dimutilasi Usai Buka-bukaan di Acara Mata Najwa

Mantan Runner Pengaturan Skor Bambang Suryo Diancam Dimutilasi Usai Buka-bukaan di Acara Mata Najwa

Bambang Suryo Diancam Dimutilasi Usai Buka-bukaan di Acara Mata Najwa
surya malang
Bambang Suryo 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pasca pengakuannya dengan menyebut nama Vigit Waluyo di program acara Mata Najwa, mantan runner pengaturan skor atau match fixing, Bambang Suryo mengatakan mendapatkan banyak ancaman.

Dikutip TribunWow.com dari Surya Malang, saat ditemui wartawan, Bambang mengatakan dirinya mendapatkan banyak telepon dari orang tak dikenal.

Namun, ia tidak takut dan malah menantang Vigit untuk tampil.

Dari telepon tersebut, Bambang Suryo mengaku mendapatkan ancaman.

"Kata-katanya macam-macam, saya mau dimutilasi, mau dicincang mau digoreng, banyak pokoknya," tambahnya.

 
 
Selain mendapatkan ancaman melalui telepon, Bambang juga mengaku bahwa ada orang yang tak dikenal mencoba masuk ke area rumahnya.

"Kalau tadi malam sudah ada masuk ke daerah saya tapi enggak sampai ke rumah karena rumah saya silent bener-bener."

Seorang Fotografer Gagahi 2 Gadis Sambil Memutar Musik Keras-keras

"Saya mengendus dari sekuriti, semenjak pulang dari Mata Najwa, masih terus jangan takut, kita orang NKRI, berpedoman bahwa negara ini adalah negara berdaulat," tambah pria berkepala pelontos tersebut.

Sementara itu, diberitakan sebelumnya, nama Vigit Waluyo menjadi tenar setelah Bambang Waluyo mengatakannya di acara Mata Najwa episode PSSI Bisa Apa, Rabu (28/11/2018) malam.

Awalnya, Bambang menyebut jika di Indonesia ada seorang bandar yang mengurus hal-hal terkait pengaturan skor di dunia persepakbolaan.

"Saya sebut dia 'sontoloyo', orang ini adalah orang pertama yang pernah kerja sama dengan saya. Beliau dulu pemilik klub, sekarang ini orang kepercayaan Kamboja Bet365, orang Indonesia," ujarnya.

Halaman
12
Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved