Tribun Way Kanan

Polres Way Kanan Amankan 14 Tersangka Selama Operasi Waspada Krakatau 2018

Sebanyak 14 orang diamankan oleh Polres Way Kanan terlibat kasus curanmor, pencurian dengan pemberatan (curat) serta pencurian disertai kekerasan.

Polres Way Kanan Amankan 14 Tersangka Selama Operasi Waspada Krakatau 2018
Tribunlampung/Anung
Ekspose Operasi Waspada Krakatau Tahun 2018 di Polres Way Kanan. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BLAMBANGAN UMPU - Sebanyak 14 orang diamankan oleh Polres Way Kanan terlibat kasus curanmor, pencurian dengan pemberatan (curat) serta pencurian disertai kekerasan (curas).

Kapolres Way Kanan Ajun Komisaris Besar Polisi Andy Siswantoro didampingi, Waka Polres Way Kanan Kompol Vizky Dzulkarnain, Kabag Ops Kompol Yudi Pristiwanto, Kasat Reskrim AKP Yuda Wiranegara, Kasat Intel Iptu Dyvia Ardianto, Kasatnarkoba Iptu Andre Try Putra.

Penangkapan itu, terang Andy merupakan hasil kegiatan Operasi Waspada Krakatau 2018 yang telah dilaksanakan dari tanggal 15 hingga 28 November 2018.

BMKG Prakiraan Sebagian Kecil Wilayah Lampung Kamis Ini Alami Hujan Ringan

Deretan Tokoh-tokoh di Silaknas ICMI 2018, Jokowi-Prabowo Kompak ke Lampung

Operasi ini dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang natal 2018 dan tahun 2018 di wilayah hukum polres way kanan, sehingga tercipta rasa aman dan nyaman yang dapat dirasakan oleh masyarakat.

Jumlah tersangka yang diamankan selama bulan november 2018 sebanyak 14 orang tersangka dengan rincian curat 2 orang, curas sebanyak 2 orang, curanmor 10 orang dan narkoba sebanyak 9 orang dengan 8 tersangka pengedar dan 1 tersangka penyalahgunaan narkoba.

Pelaksanaan operasi waspada krakatau 2018 bertujuan mengetahui secara dini, kemungkinan adanya kejahatan teror bom, penyalahgunaan senpi dan handak yang meresahkan masyarakat, serta jaringan teroris yang ada di wilayah Kabupaten Way Kanan.

"Untuk diketahui, hasil operasi waspada krakatau 2018 selama 14 hari berhasil mengungkap 5 Target Operasi tempat, 1 non TO tempat, 5 non TO barang berupa senpi dengan 6 butir amunisi, 2 non TO tempat," katanya Kamis (6/12).

Sementara itu, berkat anggota polres Way kanan dan jajaran melakukan tindakan preventif mendapatkan lima pucuk senpi rakitan terdiri dari dua jenis laras panjang dan tiga jenis revolver berikut 6 butir amunisi aktif.

Yang diperoleh secara sukarela dari masyarakat Kampung Kota Dewa Kecamatan Buay Bahuga, Kampung Bumi Baru Kecamatan Blambangan Umpu, Kampung Tiuh Balak Kecamatan Baradatu, Kampung Bumi Jaya dan bukaan guswan HTI Kawasan Register 44 Kecamatan Negara Batin Kabupaten Way Kanan dan pengakuan warga memiliki senpi rakitan untuk menjaga diri.

Selain itu, Kapolres Way Kanan menghimbau kepada masyarakat yang memiliki senjata api dan amunisi aktif, lebih baik diserahkan kepada pihak kepolisian atau babinkamtibmas yang berada di kampung setempat. Dengan demikian ini tidak akan kami proses hukum.

Pelaku akan dijerat menggunakan pasal 1 ayat (1) Undang – Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Tentang senjata api, dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati atau hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Selanjutnya mengenai tindak pidana yang terjadi Team Satgas Anti C3 ( curat, curas dan curanmor ) serta narkoba selama satu bulan terakhir dari bulan november 2018 berhasil mengungkap 25 kasus yang terjadi dari curat 2 kasus, curas 3 kasus, curanmor 8 kasus dan narkoba sebanyak 6 kasus .

Sejumlah barang bukti (BB), berhasil disita berupa sembilan unit kendaraan sepeda motor berbagai merek, 1 unit kendaraan truck, satu unit handphone, satu buah kunci leter t dan narkotika yang diduga jenis sabu seberat 3,89 gram dan 1 (satu) tablet warna orange diduga narkotika gol i bukan tanaman jenis ekstasi

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved