Garuda Indonesia Sambut Baik Status Bandara Radin Inten II Jadi Bandara Internasional

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia menyambut baik perubahan status Bandara Radin Inten II menjadi bandara internasional.

Garuda Indonesia Sambut Baik Status Bandara Radin Inten II Jadi Bandara Internasional
Ilustrasi - Puluhan penumpang berdiri sembari menunggu proses boarding di depan Gate 3 Bandara Radin Inten II, Kamis (13/7/2017) sekitar pukul 17.45 WIB. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia menyambut baik perubahan status Bandara Radin Inten II menjadi bandara internasional.

Hal ini diungkapkan oleh General Manager PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Branch Office Tanjung Karang Gatot Rijadi.

Gatot mengatakan, perubahan status bandara ini menjadi opportunity (kesempatan) bagi maskapai untuk membuka rute internasional dari/menuju Lampung.

Meskipun begitu, butuh persiapan, baik dari segi market maupun kesiapan armada pesawat supaya bisa berkontribusi kepada masyarakat di Lampung yang memerlukan sarana penerbangan internasional.

Kado Manis Tutup Tahun 2018, Bandara Radin Inten II Lampung Jadi Bandar Udara Internasional

"Kalau (waktu persiapan) itu relatif, untuk market kemungkinan bisa segera namun dari kesiapan pesawat hal itu menyesuaikan pada rotasi pesawat yang biasanya dilakukan secara rutin sesuai schedule. Ada dua schedule yaitu Winter dan Summer, jadi butuh waktu," jelasnya kepada Tribun, Selasa (25/12) siang.

Gatot menambahkan, pada dasarnya Lampung memiliki potensi untuk pembukaan rute internasional, khususnya dengan negara-negara terdekat seperti Singapura, Malaysia dan Bangkok.

Bandara Radin Inten II Lampung Jadi Bandara Internasional, Kemenhub Lengkapi Keimigrasian

Animo masyarakat baik dari Lampung atas rute-rute tersebut dan sebaliknya (animo masyarakat internasional ke Lampung) juga menjadi pertimbangan sebelum membuka rute internasional tersebut.

"Jadi harus mempertimbangkan dua sektor. Namun pada intinya, Garuda Indonesia sangat support dengan beberapa indikasi dan parameter yang ada," imbuh dia. (ana)

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved