Tribun Tulangbawang

Tinggal di Gubuk Reot, Rais Ingin Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Pemkab Tuba

Selama ini Rais bersama keluarga menempati rumah semi permanen yang berdinding papan dan berlantaikan tanah.

Tinggal di Gubuk Reot, Rais Ingin Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Pemkab Tuba
Tribunlampung/Endra
Rais dan keluarganya 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Keinginan untuk mendapat bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) atau yang lebih dikenal dengan program bedah rumah diutarakan Rais (43), warga Desa Gunung Sakti Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang.

Rais ingin sekali mendapat sentuhan program bedah rumah, baik yang digulirkan Pemkab Tuba maupun Pemerintah Pusat.

Selama ini Rais bersama keluarga menempati rumah semi permanen yang berdinding papan dan berlantaikan tanah.

Di rumah semi permanen itu, Rais tinggal bersama istri dan empat anaknya.

Oknum Dosen Diduga Cabuli Mahasiswi UIN Raden Intan, Polda Lampung Mulai Bertindak

"Beginilah kondisi rumah kami, masih berlantai tanah dan berdinding papan. Kami belum mampu buat rumah permanen, apalah daya saya hanya buruh penebang kayu. Penghasilan saya hanya cukup untuk makan sehari - sehari," tutur Rais, Rabu (02/01).

Rais bukan tak mau memiliki rumah permanen atau setidaknya lebih layak dari rumah yang ia tempati sekarang.

Kondisi ekonomi keluarga yang serba kekurangan memaksa Rais harus menjadikan rumah semi permanen itu sebagai istana bagi dia dan keluarga sejak bertahun-tahun lamanya.

Ratusan Warga Desa Way Muli Tunggu Kedatangan Presiden Jokowi

"Mau buat rumah belum punya biaya. Sementara kami bertahan dulu di gubuk ini," tuturnya.

Dia pun ingin sekali mendapat bantuan program bedah rumah yang digulirkan pemerintah.

Namun hal tersebut rasanya sulit terwujud lantaran status lahan yang ia tempati bukan mutlak sebagai hak miliknya.

Rais mengaku lahan tempat rumahnya berdiri itu merupakan lahan orang yang diberikan lantaran prihatin dengan kondisi Rais. (endra)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved