Tribun Bandar Lampung

Dianiaya karena Tak Bayar Utang, Warga Tanjung Senang Datangi Kantor Polisi dengan Berlumuran Darah

Tak mampu membayar utang, seorang pria dianiaya hingga bersimbah darah.

Dianiaya karena Tak Bayar Utang, Warga Tanjung Senang Datangi Kantor Polisi dengan Berlumuran Darah
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Kapolsek Kedaton Kompol Abdul Mutolib menunjukkan barang bukti pakaian korban penganiayaan, Rabu, 9 Januari 2019. 

Dianiaya karena Tak Bayar Utang, Warga Tanjung Senang Datangi Kantor Polisi dengan Berlumuran Darah

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tak mampu membayar utang, seorang pria dianiaya hingga bersimbah darah.

Beruntung, nyawa korban bernama Agung (34) itu selamat lantaran lari ke Polsek Kedaton.

Peristiwa ini terjadi di kediaman korban di Jalan Sultan Haji, Kelurahan Tanjung Senang, Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung, Sabtu, 29 Desember 2018, sekitar pukul 13.00 WIB.

Seusai Tusuk Istri Secara Membabi Buta, Pelaku Tulis Surat dan Mengaku Sangat Puas

Kapolsek Kedaton Kompol Abdul Mutolib mengatakan, setelah ditusuk dengan menggunakan pisau, korban mendatangi mapolsek dalam kondisi berlumuran darah.

"Jadi pelapor datang ke mapolsek dengan kondisi berlumuran darah dan langsung kami terima laporannya," ungkap Abdul saat menggelar ekspose, Rabu, 9 Januari 2019.

Abdul menjelaskan, petugas langsung menindaklanjuti laporan dengan mendatangi TKP.

Namun, polisi tidak mendapati pelaku di sana.

"Jadi korban ini mengalami luka tusuk yang dilakukan oleh dua orang pelaku di kediamannya. Dua orang tersebut hendak menagih utang," jelas Abdul.

Halaman
123
Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved