Tribun Lampung Selatan

Warga Korban Tsunami Berharap Bisa Segera Huni Huntara

Sejauh ini baru delapan unit huntara yang sudah dibangun oleh NU Peduli Tsunami di Desa Banding.

Warga Korban Tsunami Berharap Bisa Segera Huni Huntara
Tribun Lampung/Dedi Sutomo
Huntara di Desa Sukaraja, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan yang dibangun oleh NU Peduli Tsunami. 

Warga Korban Tsunami Berharap Bisa Segera Huni Huntara

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, RAJABASA – Pasca berakhirnya masa tanggap darurat tsunami pada Sabtu, 19 Januari 2019, sebagian besar warga pesisir Kecamatan Rajabasa yang kehilangan rumahnya masih menghuni tenda-tenda pengungsian.

Warga masih menunggu hunian sementara (huntara) yang saat ini dalam proses pembangunan di beberapa lokasi di pesisir Rajabasa.

Warga berharap huntara bisa segera terealisasi, sehingga mereka bisa kembali menata kehidupannya.

Belum Ada Listrik, Pembangunan Huntara Pakai Genset Pinjaman

“Tentu beda tinggal di tenda dengan di huntara. Kalau di huntara setiap kepala keluarga akan mendapatkan satu unit. Meskipun ukurannya kecil dan sederhana, kan bisa lebih leluasa beraktivitas,” kata Emi, warga yang masih tinggal di tenda pengungsian, Minggu, 20 Januari 2019.

Dari pantauan Tribunlampung.co.id, belum ada huntara yang terisi.

Sejauh ini baru delapan unit huntara yang sudah dibangun oleh NU Peduli Tsunami di Desa Banding.

Rencananya, NU Peduli Tsunami membangun 20 unit huntara di lokasi tersebut.

NU Peduli Tsunami juga sedang membangun 15 unit huntara di Desa Sukaraja.

Halaman
12
Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved