Tribun Lampung Utara

Gasak Motor Teman Kantornya Sendiri, Oknum Pegawai Honorer di Lampung Utara Diringkus

Seorang oknum pegawai honorer di Lampung Utara harus berurusan dengan aparat berwajib karena kasus pencurian sepeda motor.

Gasak Motor Teman Kantornya Sendiri, Oknum Pegawai Honorer di Lampung Utara Diringkus
Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi
Robet Ike Latama (duduk), oknum pegawai honorer di Lampung Utara, diringkus aparat berwajib karena mencuri sepeda motor. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Seorang oknum pegawai honorer di Lampung Utara harus berurusan dengan aparat berwajib karena kasus pencurian sepeda motor.

Tersangka bernama Robet Ike Latama (27), warga Tanjung Ratu, Selagai Lingga, Lampung Tengah.

Pegawai honorer di Dinas Perlindungan Anak dan Perempuan Lampung Utara ini diringkus Tekab 308 Satreskrim Polres Lampung Utara di kantornya, Senin, 11 Maret 2019.

Penangkapan oknum pegawai tersebut berdasarkan hasil pengembangan penadah hasil curian yang terlebih dahulu ditangkap.

Robet kini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Lampung Utara guna menjalani proses hukum lebih lanjut. 

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Dony Kristian mewakili Kapolres AKBP Budiman Sulaksono, tersangka menggasak sepeda motor milik rekannya sendiri di Dinas Perlidungan Anak dan Perempuan Lampung Utara.

Motor Honda Beat itu raib saat diparkir di halaman kantor pada 12 Februari 2019 lalu. 

Aksi Curanmor ala Koboi Kembali Terjadi di Bandar Lampung, Pelaku Lepaskan Tembakan ke Warga

Pelaku Hanya Butuh 33 Detik, Aksi Pencurian Motor di Depan Bank Mandiri Kedaton Terekam CCTV

"Dari hasil penyidikan dan pengembangan diketahui bahwa yang mencuri sepeda motor milik pegawai di Dinas Perlidungan Anak dan Perempuan adalah oknum pegawai honorer di kantor tersebut," katanya. 

Dony menjelaskan, polisi juga menyita barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih milik korban.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka Robet mengakui perbuatanya.

Ia beraksi dengan cara menduplikat kunci motor rekannya. 

"Saya nekat mencuri sepeda motor karena tidak memiliki uang," kata Dony, menirukan penuturan tersangka. 

Ternyata bukan kali ini saja Robet berurusan dengan pihak kepolisian.

Dalam catatan kepolisian, tersangka pernah menjalani hukuman penjara terlibat kasus pencurian mobil pikap pada tahun 2017 lalu dan divonis selama 8 bulan penjara. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved