Jadi Tersangka Pengedar Narkoba, Pemilik Rumah Makan Jajakan Sabu ke Sopir Truk

Seorang pengusaha rumah makan harus berurusan dengan Sub Direktorat II Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung.

Jadi Tersangka Pengedar Narkoba, Pemilik Rumah Makan Jajakan Sabu ke Sopir Truk
Tribun Lampung/Hanif Risa Mustafa
BERI KETERANGAN - Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Komisaris Besar Shobarmen saat memberi keterangan kepada awak media. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Seorang pengusaha rumah makan harus berurusan dengan Sub Direktorat II Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung. David, pemilik rumah makan tersebut, menjadi tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu. Sasarannya adalah sopir truk yang singgah ke rumah makannya.

Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Komisaris Besar Shobarmen mengungkapkan, penangkapan terhadap David bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu berupa indikasi peredaran narkoba di rumah makan milik David, warga Desa Negara Ratu Wates, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran.

"Berdasarkan laporan masyarakat itu, tim Subdit II Ditresnarkoba Polda melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, tim kemudian melaksanakan penggerebekan dan penggeledahan di rumah makan milik David," jelas Barmen, sapaan akrabnya, Rabu (20/3/2019).

Penggerebekan rumah makan itu berlangsung pada Minggu, 10 Maret 2019, malam sekitar pukul 23.00 WIB. Adapun rumah makan milik David berada di jalan lintas Sumatera ruas Desa Kota Agung, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran.

Saat penggeledahan, beber Barmen, tim Subdit II menemukan sejumlah barang bukti narkoba.

"Di sana kami temukan satu bungkus sabu ukuran sedang, tiga bungkus sabu ukuran kecil, dan sebuah timbangan digital," kata Kombes Shobarmen.

Tim Subdit II Ditresnarkoba Polda lantas meringkus dan membawa David dari rumah makan tersebut ke Polda Lampung untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan tersangka David, papar Barmen, ia menjual sabu kepada sopir truk yang mampir ke rumah makan miliknya.

"Jadi, pelanggannya mayoritas bekerja sebagai sopir truk. Tersangka ini sebagai pengedar," ujarnya seraya menambahkan, tim terus menelusuri asal muasal sabu yang berada di rumah makan milik David. (Tribunlampung.co.id/Hanif Risa Mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved