Pemilu 2019
KPU Metro Gelar Simulasi Situng
KPU Kota Metro melakukan simulasi Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) di aula setempat, Rabu, 20 Maret 2019.
Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro melakukan simulasi Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) di aula setempat, Rabu, 20 Maret 2019.
Komisioner KPU Kota Metro Divisi Teknis Tony Wijaya mengatakan, simulasi dilakukan secara serentak se-Indonesia.
Seluruh KPU diharuskan untuk mengumumkan formulir C1 pada laman (website) KPU sebagai informasi.
"Jadi setelah pencoblosan selesai, penghitungan selesai di TPS, formulir C1 langsung diserahkan ke KPU, langsung di-scan (pemindaian). Kemudian diumumkan di laman KPU," jelas Tony.
Menurutnya, simulasi dilakukan untuk mengantisipasi kesulitan server atau kendala lainnya saat nanti pengoperasian aplikasi Situng.
• DKM dan KPU Metro Gelar Pekan Seni Demokrasi
• KPU Metro: Silakan Coblos Foto Calon, Nomor, atau Partai Pendukung
• Hasil Survei Elektabilitas Versi Kompas Jokowi-Maruf 49,2 Persen, Prabowo-Sandiaga 37,4 Persen
"Jadi misalkan saat simulasi ini ada kesulitan server, nanti dievaluasi. Supaya bisa mengatasi kesulitannya itu," tambahnya.
Ia mengaku, KPU Metro sebelumnya telah melakukan perekrutan tenaga pendukung untuk menjalankan Situng, dengan masa kerja sekitar satu bulan.
Ada 25 tenaga sesuai kuota yang ditetapkan.
"Kuotanya itu 25 orang maksimal. Tapi setiap kabupaten/kota berbeda. Nah, untuk KPU Metro, kita rekrut 25 orang. Mereka ini yang nantinya mengoperasikan komputer atau bisa IT lah. Intinya sebagai operator," tuntasnya. (Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak)