Tribun Pringsewu

Pelaku Inses Kakak Kandung Divonis 9 Tahun Penjara

YF (15), tersangka inses yang usianya masih di bawah umur mendapat putusan Pengadilan Negeri Kota Agung hukuman penjara selama sembilan tahun.

Pelaku Inses Kakak Kandung Divonis 9 Tahun Penjara
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Pencabulan. 5 Kasus Inses di Lampung Terbongkar, Kata Kak Seto soal Bahayanya Para Pelaku di Masa Depan. 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Robertus Didik Budiawan Cahyono

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - YF (15), tersangka inses yang usianya masih di bawah umur mendapat putusan Pengadilan Negeri Kota Agung hukuman penjara selama sembilan tahun.

Hakim Farid memvonis YF terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 76 D Jo Pasal 81 ayat (1) UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu No 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU Jo. Pasal 64 (1) KUHP jo. UU RI No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak.

Atas putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menerima, karena anak YF menerima vonis hakim itu.

"Karena anak YF menerima, JPU menerima," jelas JPU Bayu Wibianto, Jumat (29/3/2019).

Terungkap 5 Kasus Inses di Lampung, Kak Seto Ungkap Perilaku Bahaya Para Pelaku di Masa Depan

Hukuman YF itu dikurangi selama dia menjalani penahanan dan ia pun mendapat pelatihan kerja selama enam bulan.

YF merupakan satu dari tiga pelaku inses yang melakukan pemerkosaan terhadap AG (18), gadis keterbelakangan mental yang tidak lain adalah saudara kandungnya.

Para pelaku merupakan ayah, kakak dan adik kandung. Mereka yaitu JM (44), SA (23) dan YF (15).

Perkara YF terlebih dulu dinaikkan ke persidangan karena sebagai anak berperkara hukum (ABH).

Sedangkan untuk tersangka JM dan SA perkaranya sebagai peradilan umum.

Tiga Jaksa Kejari Pringsewu Bakal Tangani Perkara Inses

JM dan SA terancam hukuman berat karena pelaku adalah saudara kandung. Sehingga hukuman ditambah 1/3 dari ancaman hukuman. B

isa mencapai 19 tahun hukuman maksimalnya.

Sebagaimana yang disangkakan kepada JM dan SA Pasal 81 ayat 3 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 285 KUHP.

Ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun. Setelah ditambah 1/3 ancaman hukuman maksimal menjadi 19 tahun. (*)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved