Warga Timbun Sendiri Kerusakan Jalan Ryacudu Bandar Lampung, Ini Janji Pemprov Lampung
Harapan masyarakat agar Jalan Ryacudu, Sukarame, Bandar Lampung, diperbaiki sebentar lagi terwujud.
Penulis: Eka Ahmad Sholichin | Editor: wakos reza gautama
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Harapan masyarakat agar Jalan Ryacudu, Sukarame, Bandar Lampung, diperbaiki sebentar lagi terwujud.
Pemprov Lampung melalui Dinas PUPR akan memperbaiki Jalan Ryacudu, Bandar Lampung, dalam waktu dekat.
Untuk perbaikan Jalan Ryacudu, Bandar Lampung, Pemprov Lampung telah menyiapkan anggaran Rp 11,4 miliar pada APBD Tahun 2019.
Kabid Perencanaan Dinas PUPR Provinsi Lampung M Taufiqullah menjelaskan, jalan tersebut bukan hanya akan diperbaiki tapi juga dilebarkan tiga meter. "Jadi sekaligus peningkatan kapasitas," kata dia, Selasa (2/4/2019).
Ia menjelaskan, Jl Ryacudu sepanjang 3,3 km mengalami kerusakan di sejumlah titik akibat beban berlebih plus cuaca hujan.
"Sehingga jalan tidak mampu menahan beban. Jadi sudah ada rusak sedikit, nambah rusak karena hujan terus," jelasnya.
Menurut dia, pihaknya memang sudah menyiapkan anggaran perbaikan tersebut.
Karena di daerah tersebut terdapat pintu gate tol Kota Baru. Sehingga arus kendaraan pasti akan meningkat. Pintu tersebut merupakan yang terdekat dari Kota Bandar Lampung.
• VIDEO - Jalan Ryacudu Tak Juga Diperbaiki, Warga Jalur Dua Korpri Bandar Lampung Berinisiatif Timbun
• VIDEO - Sejak Jalan Tol Diresmiikan, Jalan Ryacudu Jalur Dua Korpri Bandar Lampung Rusak Parah
"Tentunya akan banyak lagi mobil-mobil akan masuk ke dalam gate ini melalui ruas Jl Ryacudu, Korpri, Sukarame. Kita sudah antisipasi dengan penanganan di tahun 2019 dengan perbaikan plus pelebaran," jelasnya.
Nantinya, jalan tersebut akan memiliki lebar delapan meter per jalurnya. Dan kemungkinan bisa dimanfaatkan untuk tiga jalur.
"Akan tetapi itu tidak semua karena dana senilai Rp 11,4 miliar ini tidak cukup untuk pelebaran sekaligus jalan sepanjang 3,3 km tersebut," tambah Taufiq.
"Kedepannya akan kita perbaiki bukan hanya jalannya tapi juga sampai dengan trotoar. Karena begitu masuk ini kan merupakan wajah Bandar Lampung," tambah dia.
Ia menambahkan untuk yang nilai Rp 11,4 miliar saat ini masih dalam proses lelang dan jika pemenang tender sudah ada maka akan segera dilakukan perbaikan.
"Bulan April satu bulan lelang mungkin Mei atau Mei pertengahan sudah mulai dijalankan. Proyek kan tidak langsung tiba-tiba aspal. Perbaiki dulu mana-mana yang rusak ditambal dulu baru diaspal," jelasnya.
Penangan rutin sementara juga akan dikerjakan oleh Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) I di bawah Dinas PUPR Provinsi Lampung akan menangani secara rutin di sana.