Pasang Foto Cantik Hasil Editan, Calon DPD Raih Suara Tertinggi Digugat dalam Sidang Pleno KPU

Evi Apita Maya dilaporkan ke Bawaslu karena memasang foto yang terlihat cantik dan menarik pada kertas suara dan materi kampanye.

Editor: Andi Asmadi
KOMPAS. COM/DOK/ISTIMEWA
Seorang perempuan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Nusa Tenggara Barat atau NTB yang lolos ke Senayan, Evi Apita Maya, digugat dalam sidang pleno KPU oleh calon anggota DPD lainnya. Evi Apita Maya dilaporkan dalam sidang pleno KPU karena memasang foto yang terlihat putih, mulus, dan cantik serta pada kertas suara dan materi kampanye. 

Pasang Foto Cantik Hasil Editan, Calon DPD Raih Suara Tertinggi Digugat dalam Sidang Pleno KPU

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MATARAM - Seorang perempuan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Nusa Tenggara Barat atau NTB yang lolos ke Senayan, Evi Apita Maya, digugat dalam sidang pleno KPU oleh calon anggota DPD lainnya.

Evi Apita Maya dilaporkan dalam sidang pleno KPU karena memasang foto yang terlihat putih, mulus, dan cantik serta menarik pada kertas suara dan materi kampanye.

Padahal, diketahui foto tersebut merupakan hasil editan dan tidak sesuai aslinya.

Sebelumnya, KPU NTB) menuntaskan pleno rekaputulasi dan penetapan hasil pemilu 2019, Selasa (14/5/2019) dini hari.

Hasilnya, empat orang calon anggota lolos menjadi senator atau anggota Dewan Perwakilan Daerah ( DPD) RI.

Sebelumnya, ada 23 calon anggota DPD yang berebut kursi senator tersebut di NTB.

Yang mengejutkan, wajah-wajah lama petahana gugur dalam perebutan kursi DPD di NTB.

Sempat Dirahasiakan, Wajah Bayi Nikita Mirzani Akhirnya Terekspos, Mirip Siapa?

Sophia Latjuba Jadi Mualaf, Nikah Siri dengan Ariel Noah hingga Dekat dengan Gading Marten

Hadiri Wedding Anniversary Anang-Ashanty, Nagita Slavina Pakai Tas Kecil Seharga Ratusan Juta!

Misalnya, mantan istri Tuan Guru Bajang ( TGB) Zainul Majdi yakni Hj Robiatul Adawiyah, yang merupakan calon anggota DPD nomor 43.

Dia hanya mampu menarik 114.534 suara pemilih di NTB.

Demikian juga dengan wajah lama senator NTB seperti Prof Dr Farouk Muhammad, calon anggota DPD nomor urut 27 yang hanya meraih 188.687 suara.

Kemudian Baiq Diyah Ratu Ganepi, calon anggota DPD nomor urut 24, hanya mengantongi 126.811 suara.

Serta, Lalu Gede Syamsul Mujahidin, calon anggota DPD nomor urut 33 yang hanya meraih 155.363 suara.

Keempatnya gagal kembali menduduki kursi senator mewakili NTB.

Evi Apita Suara Tertinggi

Sementara empat calon aggota DPD yang lolos adalah wajah baru.

Masing-masing yakni Evi Apita Maya, nomor urut 26 yang meraih suara terbanyak yaitu 283.932 suara.

Disusul H Achmad Sukisman Azmy nomor urut 21 yang juga jurnalis dan mantan Ketua PWI NTB, berhasil mendulang 268.905 suara.

Deretan Aset Properti Syahrini dan Luna Maya, Siapa yang Paling Tajir

Ini Harga Sepatu yang Dipakai Luna Maya Saat Datang ke Acara Anang-Ashanty

Pendapatannya Lebih Besar Dibanding Akting, Artis Nicky Tirta Fokus Jadi Chef

TGH Ibnu Halil nomor urut 29 meraih 245.570 suara dan terakhir H Lalu Suhaimi Azmi nomor urut 35 dengan 207.352 suara.

Upaya para calon meraih kursi senator melewati persaingan yang cukup ketat, termasuk diwarnai laporan kecurangan yang muncul dalam rapat pleno KPU NTB.

Laporan kecurangan misal soal penggelembungan suara, politik uang hingga foto.

Saksi calon DPD RI Farouk Muhammad dan Oni Husaini Alzufri membuat pengaduan dalam pleno KPU NTB terkait kecurangan atas pengelembungan suara.

Atas nama Lalu Suhaimi Ismy di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kelurahan Praya, Lombok Tengah.

Masing masing TPS 26 C1 5 suara tiba tiba nenjafi 85 suara. TPS 27 C1 6 suara menjadi 66 suara.

TPS 29 C1 7 suara mengelembung menjadu 51 suara serta TPS 07 C1 7 suara menjadi 81 suara.

Saksi juga melaporkan adanya penggelembungan suara pada calon anggota DPD TGH Ibnu Halil di Lombok Tengah, yaitu TPS 08 C1 7 suara menhadi 117. TPS 09 C1 9 suara menjadi 99 suara.

Kemudian, dilaporkan juga dugaan politik uang yang dilajukan calon anggota DPD Evi Apita Maya dengan bagi bagi sembako saat kampanye.

Laporan lain mengenai pemalsuan dokumen foto yang diduga dilakukan oleh Evi Apita sebagai peraih suara terbanyak ini.

"Saksi melaporkan bahwa adanya pemalsuan dokumen atau gambar pengunaan foto, sebagai persyaratan administrasi calon perseorangan anggota DPD RI."

"Semestinya bakal calon mengunakan foto terbaru maksimal 6 bulan sebelum pendaftaran di KPU," demikian dibacakan komisioner KPU NTB Syamsudin sebelum Rapat Pleno ditutup dan dinyatakan telah selesai.

Warga mencoblos Evi Apita karena fotonya menarik dan cantik.

Soal foto Evi Apita sendiri menjadi salah satu sorotan dalam pleno KPU NTB kali ini, sebab foto Evi Apita diedit sedemikian rupa menjadi menarik.

Bahkan Gubernur NTB Zulkieflimansyah sempat membicarakan mengenai foto calon anggota DPD Evi Apita di sela-sela pertemuan dengan tokoh agama dan masyarakat di Pendopo Gubernur.

"Banyak yang memilih karena melihat foto yang menarik dalam pemilu kita," seloroh Gubernur NTB Zulkieflimansyah (23/4/2019) lalu.

Warga yang usai memilih pun mengaku memilih anggota DPD yang fotonya cantik karena tak mengenal seluruh calon anggota DPD.

"Saya pilih yang paling cantik saja kalau saya, lihat fotonya, dan kelihatan menarik, itu yang saya coblos," ungkap Jama'ah, warga asal Lombok Barat.

Menangapi laporan pengunaan foto tersebut, Ketua KPU NTB Suhardi Soud mengatakan hal itu bukan ranah rekapitulasi, serta foto itu sudah sesuai dengan mekanisme pendaftaran calon.

"Kenapa kita tetapkan dengan foto itu? Ya..memang fotonya dia dan sudah diparaf juga, kan. Kalau dia (Evi Apita) menyatakan itu foto dia dan ada paraf, itu sah," kata Suhardi.

"Aduan soal foto ibu Evi Apita Maya itu masuk dalam DC2 atau pengaduan dan sudah kita bacakan dan menjadi lampiran hasil pleno rekapitulasi kita."

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Berebut Kursi DPD di NTB: Mantan Istri TGB Kalah, hingga Evi Apita Menang Karena Foto Cantik"

ILC TV One Setop Tayang, CDK Malam Ini Ulas Tema Selamat Tinggal Senayan

Napi Lapas Rajabasa Khatam Alquran Setiap Habis Salat Tarawih

Jihan Nurlela Tertinggi di Lampung

Di Lampung, calon anggota DPD peraih suara terbanyak adalah Jihan Nurlela. Ia sehari-hari berprofesi sebagai dokter. Oleh banyak orang ia digelari "dokter cantik".

Jihan Nurlela yang juga adik kandung Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim (Nunik) mendapat suara terbanyak di pleno KPU Provinsi Lampung.

Jihan Nurlela (Jihan Chalim) adalah dokter cantik yang baru lulus dari Fakultas Kedokteran Unila, ikut mendaftarkan diri sebagai calon anggota DPD RI asal Lampung periode 2019-2024.

KPU Lampung telah menetapkan hasil pleno rekapitulasi suara untuk daftar nama 4 anggota DPD asal Lampung periode 2019-2024, Minggu (12/5/2019). 

Dalam penetapan itu, Jihan Nurlela meraih suara terbanyak dengan perolehan 810.373 suara.

Profil Sosok Jihan Nurlela Caleg DPD RI

Jihan Nurlela yang berprofesi sebagai dokter sedang memeriksa pasien. Jihan Nurlela yang menjadi calon anggot DPD RI dapil Lampung diprediksi lolos ke Senayan oleh lembaga survei Rakata Institute.
Jihan Nurlela yang berprofesi sebagai dokter sedang memeriksa pasien. Jihan Nurlela yang menjadi calon anggot DPD RI dapil Lampung diprediksi lolos ke Senayan oleh lembaga survei Rakata Institute. (ISTIMEWA)

Meski berprofesi dokter, dunia politik bukan hal yang baru bagi Jihan Nurlela.

Apalagi kakak Jihan Nurlela menjabat sebagai Bupati Lampung Timur dan menang dalam Pilgub Lampung 2019 sebagai Wakil Gubernur Lampung terpilih mendampingi Arinal Djunaidi.

“Kebetulan saya lulusan dokter, baru satu tahun. Bukan banting setir, karena saya hidup di keluarga (dekat dunia) politik, meski ayah saya memang petani tapi dekat dengan dunia politik,” katanya.

Wanita cantik kelahiran 22 April 1994 ini merasa selama ini anggota DPD banyak hanya jadi pelarian saja, bukan fokus mendaftar karena ingin bekerja untuk rakyat.

“Saya rasa DPD belakangan ini, yang mengisi kok kepala daerah yang sudah tidak menjabat, atau mantan calon kepala daerah yang tidak terpilih.

Aku pikir itu bukan satu hal yang fokus, mereka tidak fokus mau jadi DPD, mereka gak jadi ini, lari ke DPD.

Saya baru setahun jadi dokter, kenapa saya korbankan profesi saya, saya ingin kasih tahu bahwa maju DPD tidak buat main-main,” ungkap anak ketiga dari Abdul Halim dan Kholisoh ini. 

Sebagai dokter cantik, Jihan mengaku tetap mencintai dunia medis, meski sudah menjadi Senator nantinya.

“Insyaallah tetap membuka praktek mandiri. Tentunya jam praktek di luar jam kerja di kantor nanti jika terpilih,” pungkasnya.

Pose bareng Kakak

Hasil Pleno KPU Lampung Anggota DPD RI asal Lampung 

KPU Lampung telah menetapkan hasil pleno rekapitulasi suara untuk daftar nama 4 anggota DPD asal Lampung periode 2019-2024, Minggu (12/5/2019).

Berikut, daftar nama 4 anggota DPD asal Lampung periode 2019-2024 berdasarkan hasil pleno KPU Lampung.

1. Jihan Nurlela (810.373)

2. Abdul Hakim (381.963)

3. Ahmad Bastian (377.067)

4. Bustami Zainudin (245.784)

Dari daftar nama 4 anggota DPD asal Lampung periode 2019-2024 sebagaimana dilansir dari data KPU Lampung, Jihan Nurlela, yang merupakan adik kandung Bupati Lampung Timur, yang juga Wakil Gubernur Terpilih Lampung, Chusnunia Chalim, meraih suara dua kali lebih banyak dibanding 3 anggota terpilih DPD asal Lampung lainnya.

 Daftar Nama 20 Anggota DPR RI Hasil Pleno KPU Lampung

Disclaimer: Hasil tersebut belum menjadi hasil final. Hasil final secara resmi baru akan akan diputuskan KPU RI setelah rangkaian proses rekapitulasi tingkat nasional selesai.

KPU Lampung akhirnya merampungkan pleno rekapitulasi suara tingkat KPU Provinsi Lampung, Minggu (12/5/2019) dini hari.

Pembacaan rapat pleno selesai pukul 00.00 WIB. namun, proses tandatangan dan berita acara berlangsung hingga pagi hari.

Sejumlah saksi dan komisioner KPU buka puasa bersama di ballroom Hotel Novotel sembari menunggu pencetakan hasil pleno.

Ratusan berkas harus ditandatangani komisoner KPU Lampung yang akan diserahkan kepada saksi.

Hingga pukul 07.00 WIB proses tandatangan masih berlangsung.

Dari hasil pleno ini diketahui, tidak ada perubahan signifikan yang mengubah komposisi caleg yang diprediksi terpilih.

Sementara kursi terpilih akan ditetapkan KPU Lampung setelah tahapan gugatan di Mahkamah Konstitusi.

“Nanti jika tidak ada gugatan di MK, maka KPU akan melakukan perangkingan untuk kemudian pleno penetapan kursi terpilih,” kata ketua KPU Lampung Nanang, Trenggono.

Tribunlampung.co.id mencoba memprediksi 85 anggota DPRD Lampung terpilih berdasarkan hitungan pleno KPU Lampung.

 85 Calon Anggota DPRD Lampung Hasil Perhitungan Pleno KPU Provinsi Lampung:

Dapil I Bandar Lampung, Kuota 11 Kursi:

1. PDIP – Eva Dwiana Herman HN

2. PKS -  Ade Utami Ibnu

3. PAN – Yusirwan

4. Gerindra – Rakhmad Mirzani Djausal

5. PDIP – Kostiana

6. Nasdem – Fauzan Sibron

7. Golkar – Azwar Yacub

8. PDIP – AR Suparno

9. Demokrat – Budiman AS

10. PKS – Syarief Hidayat

11. PDIP – Apriliati

 Lampung II Lampung Selatan, Kuota 10 Kursi

1.       PDI Perjuangan - Sahlan Syukur

2.       Golkar - Toni Eka Chandra 24.159

3.       PKS  - Antoni Imam

4.       Gerindra  Fahrorrozi

5.       PKB – Oktarijaya

6.       NasDem - Wahrul Fauzi Silalahi

7.       PAN  Ahmad Fitoni

8.       PDI Perjuangan - Lesti Putri Utami

9.       Demokrat - Raden Muhammad Ismail

10.   PDI – P Nurul Ikhwan

Dapil 3 Pesawaran, Metro dan Pringsewu :

1. PDIP - Nurhasanah

2. Golkar - Ririn Kuswantari

3. PKS - Johan Sulaiman

4. Gerindra - Elly Wahyuni

5. PKB - Hanifah

6. Demokrat - Angga Satria Pratama

7. PAN - A. Iswan Cahya

8. PDIP - Watoni Nurdin

9. NasDem - Siti Rahma

10. PPP - Suprianto

11. Golkar - FX Siman

Dapil 4  Tanggamus, Pesibar, dan Lambar :

1. PDIP - Yanwar Irawan

2. Gerindra - Mukhlis Basri

3. NasDem - Nuril Anwar

4. Demokrat - Amaludin

5. PDIP - Dadang Sumpena

6. PAN - Joko Santoso

7. PKB - Azuansyah

8. Golkar - Supriadi Hamzah

9. PKS - Heni Susilo

10. Gerindra - Mirzalie

DPRD Lampung Dapil 5 Lampura – Way Kanan, Kuota 11 Kursi :

1. PKB - Soni Setiawan

2. Gerindra - Pattimura

3. PDIP - Tulus Purnomo

4. PDIP - Yose Rizal

5. Golkar - Darlian Pone

6. NasDem - Imam Syuhada

7. NasDem - Mardiana

8. PKS - Mardiani Umar

9. PAN - Darwin Hifni

10. Demokrat - Yozi Rizal

11. Demokrat - Deni Ribowo

Dapil 6 Tuba, Tubaba, dan Mesuji :

1. PDIP - Ketut Rameo

2. Gerindra - Very Agusli

3. Golkar - Ismed Roni

4. NasDem - Budi Yuhanda

5. PKB - Maulidah Zauroh

6. PAN - Suprapto

7. Demokrat - Hanifah

8.PDIP -  Budhi Condro Wati

9. Gerindra - Mikdar Ilyas

10. PKS  - Semin

Kursi DPRD Provinsi Lampung dari dapil 7 Lampung Tengah, kuota 12 kursi:

1. PDIP - Mingrum Gumay  

2. PDIP - Ni Ketut Dewi Nadi

3. Golkar - I Made Bagiasa 

4. Golkar - Musa Ahmad

5. Gerindra - Ikhwan Fadil

6. Gerindra - I Made Suarjaya

7. PKB - Jauharoh

8. PKB - Maksum Asrori

9. NasDem - Asih Fatwanita

10. PAN - Abdullah Sura Jaya

11. Demokrat - Midi Iswanto

12. PKS - Mufti Salim

Prediksi anggota DPRD Lampung Dapil 8, Lampung Timur:

1. Ketut Erawan  (PDI P)

2. Hj. Binti Amanah  (PKB)

3. M. Khadafi Azwar (Demokrat)

4.  Azwarhadi (Golkar)

5. Ismail Jafar Lc (PKS)

6. Ahmad Giri Akbar (Gerinda)

7. H. Garica Reza Pahlevi (Nasdem)

8. Ferliska Ramadhita Johan (PDI P)

9. Noverisman Subing (PKB)

10.Asep Makmur (Demokrat)

Disclaimer: kursi terpilih akan ditetapkan KPU Lampung dalam rapat pleno penetapan caleg terpilih. Simulasi ini menggunakan metode sainte lague dengan merujuk hasil pleno KPU Provinsi Lampung, Minggu (12/5/2019)

(tribunlampung.co.id/beni yulianto)

YUK SUBSCRIBE CHANNEL YOUTUBE Tribun Lampung News Video di bawah ini.

FOLLOW INSTAGRAM Tribunlampung.co.id di bawah ini.

FOLLOW TWITTER Tribunlampung.co.id di bawah ini.

FOLLOW FANS PAGE FACEBOOK Tribunlampung.co.id di bawah ini.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved