Harga beli satu kantung darah itu berapa yang sebenarnya?

Harga beli satu kantung darah itu berapa yang sebenarnya?

Tayang:
Editor: soni
Kepada pihak terkait dan Tribun Lampung. Harga beli satu kantung darah itu berapa yang sebenarnya? Bagaimana bila darah yang dibutuhkan berasal dari keluarga sendiri (bukan stok PMI), apakah masih harus membayar? Kasihan keluarga yang tidak mampu jika darah saja dijadikan bisnis. Terima kasih.
Pengirim : +6285279339xxx

Biaya BPPD Rp 250 Ribu

Perlu dijelaskan disini, bahwa tidak ada biaya jual beli darah. Karena komponen darah tidak bisa dirupiahkan. Yang ada yaitu biaya pengganti pengolahan darah (BPPD).

BBPD ini meliputi biaya cara pengolahan darah, kantong darah, pemeriksaan darah untuk mengetahui apakah mengandung virus HIV, AIDS, Siphilis atau Hepatitis B/C. Juga biaya untuk mengecek apakah darah yang didonorkan ke tubuh pasien bisa masuk atau tidak (crosmatching), biaya investasi dan lain-lain.

Badan WHO untuk tahun 2011 menetapkan Rp 283 ribu / kantong darah. Di Lampung sendiri biaya per kantong darah lebih murah dari yang ditetapkan oleh WHO, yaitu Rp 250 ribu untuk Askes dan rumah sakit umum. Sedangkan untuk rumah sakit swasta Rp 275 ribu. Harga ini berlaku untuk mengambil darah atau mendonorkan darah.

Pemerintah belum memberikan subsidi untuk biaya BPPD ini. Sehingga harga per kantong darahnya bisa dibilang masih cukup mahal.

dr Aditya M Biomed
Kepala UPTDC
PMI Pembina Provinsi Lampung (reny)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved