Kenaikan BBM
Pemkab Tanggamus Bahas Operasi Pasar
Pemkab Tanggamus berencana menggelar operasi pasar murah guna mengurangi beban masyarakat
Menurut Wakil Bupati Tanggamus Samsul Hadi, kenaikan harga kebutuhan masyarakat tidak bisa dihindari lantaran naiknya harga BBM. Untuk itu pemkab berencana menggelar operasi pasar. Masyarakat nanti bisa membeli sembako dengan harga yang tidak terlalu tinggi.
"Pelaksanaannya masih kami bahas supaya bisa dilaksanakan. Ini sebagai perhatian dari pemerintah karena nanti harga-harga sembako bakal naik," katanya, Jumat (21/6).
Ia mengatakan, lokasi operasi pasar belum ditentukan. Harapannya kegiatan itu bisa digelar di tiap kecamatan. Tapi jika dinilai berat, maka operasi pasar dilaksanakan di titik-titik strategis. Titik tersebut berupa lokasi yang selama ini jadi tujuan mobilitas masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup.
"Mungkin di Kecamatan Wonosobo, Kota Agung Sumber Rejo, atau daerah lainnya. Waktunya akhir bulan ini atau awal bulan depan," tambah Samsul.
Seiring kenaikan harga BBM, ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan menyikapinya secara wajar.
Menurut Samsul, kenaikan harga BBM bersubsidi memang harus dilaksanakan, dan sudah diperhitungkan secara matang. "Kita harapkan semuanya baik-baik saja. Tidak usah bersikap terlalu ekstrem, anggap saja kenaikan BBM ini hal yang biasa dan akhirnya semua pihak bisa menerimanya," kata Samsul.
Ia pun mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan. Sebab, jika melakukan penimbunan BBM justru berpotensi memicu perselisihan dan kekacauan. "Mari sama-sama kita jaga kondisi ketertiban selama ini, jangan membuat tindakan yang akhirnya menyebabkan kerusuhan," ujar Samsul.
Terkait penyaluran bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM), Samsul mengaku hingga saat ini belum menerima petunjuk teknis (juknis). "Sampai sekarang kami belum menerima juknis itu mungkin beberapa waktu lagi sebab kami juga menunggu teknis penyalurannya," kata Samsul.
Pemerintah pusat memang mencananakan pemberian BLSM diberikan kepada masyarakat miskin seiring penerapan harga baru BBM. Besaran BLSM Rp 150 ribu per bulan dan disalurkan melalui kantor pos.(tri)