Mudik Lebaran 2013

Pemudik Motor Tercebur ke Laut

Hasrat untuk Lebaran di kampung halaman sang istri di Kota Bumi, Lampung Utara, membuat Winarso

Editor: soni

TRIBUNLAMPUNG.co.id  - Hasrat untuk Lebaran di kampung halaman sang istri di Kota Bumi, Lampung Utara, membuat Winarso nekat menempuh perjalanan jauh menggunakan sepeda motor. Winarso bahkan membonceng istri dan dua buah hatinya di motor Honda Blade miliknya.

Menurut pria yang bekerja di Bekasi itu, mudik memakai sepeda motor lebih praktis, irit, dan cepat sampai tujuan. Namun, pilihannya nyaris berbuah bencana. Putranya Muhammad Arya Saputra tercebur ke laut saat hendak keluar dari KMP Dharma Kencana IX di Dermaga 2 Pelabuhan Bakauheni, Senin (5/8) sekitar pukul 03.30 WIB.

Beruntung saat itu seorang petugas kapal KMP Dharma Kencana IX sigap menolong Muhammad. Petugas itu langsung menceburkan diri ke laut untuk menyelamatkan Muhammad.

Menurut Winarso saat ditemui di pos pelayanan kesehatan di Pelabuhan Bakauheni, insiden tersebut terjadi saat hendak keluar kapal melalui ramp door. Motor Winarso bersenggolan dengan motor pemudik lainnya.
Motor yang dikendarainya pun oleng ke kiri dan mengarah ke laut. Beruntung, motornya tersangkut rantai ramp door kapal, sehingga tidak tercebur.

Namun, Muhammad yang duduk tepat di depan Winarso, terlempar lalu tercebur ke laut. Seorang petugas kapal yang melihat peristiwa tersebut, langsung memberikan pertolongan.

"Saya juga menceburkan diri ke laut untuk menyelamatkan anak saya. Sedangkan istri saya serta anak saya lainnya tersangkut di rantai ramp door dan langsung ditolong petugas kapal lainnya," kata Winarso bersama istrinya, Eva Daula, serta anaknya kemudian dibawa ke pos kesehatan untuk pemeriksaan. Sebab, Eva mengalami nyeri di bagian dada akibat terbentur rantai ramp door kapal.

Winarso pun bersyukur putranya selamat tanpa mengalami cedera apa pun. Sementara Eva, setelah mendapatkan perawatan medis, dapat kembali melanjutkan perjalanan ke Kota Bumi.

General Manajer PT ASDP Cabang Bakauheni Yanus Lentanga mengimbau para pemudik yang menggunakan sepeda motor untuk tidak saling mendahului saat hendak keluar dari kapal. "Saat hendak keluar dari kapal, ikuti petunjuk petugas yang akan memberi pengarahan. Jangan saling mendahului," paparnya.

Hal senada dikatakan Kapolres Lampung Selatan AKBP Bayu Aji. Ia mengimbau pemudik mengutamakan keselamatan selama perjalanan, dan tidak saling mendahului saat keluar dari kapal.
"Jika memang lelah lebih baik istirahat. Jangan memaksakan diri. Keselamatan hingga sampai tujuan harus lebih diutamakan," ujarnya.(ded)

\

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved