Dino Patti Djalal: Konvensi Demokrat Seperti Ujian Kuliah
"Ini seperti ujian kayak dulu kuliah," begitu komentar yang terlontar dari Dino Patti Djalal
TRIBUNLAMPUNG.co.id - "Ini seperti ujian kayak dulu kuliah," begitu komentar yang terlontar dari Dino Patti Djalal ketika dipersilakan duduk di kursi kulit. Dino sedang diuji 10 anggota Komite Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat yang duduk di seberangnya.
Dengan santai, Dino pun duduk membuka notebook Apple-nya. Mengenakan batik merah marun lengan panjang, ia menjelaskan harus terbang kembali ke Amerika Serikat sore nanti. Lantaran harus menghadiri sekolah anak-anak tahun pertama.
"Saya harus berangkat sore ini. Hari Senin nanti ada upacara. Anak-anak akan diperkenalkan ke gurunya. Anak saya usia enam, tujuh dan delapan tahun. Makanya harus ada orangtuanya mendampingi," kata Dino membagi cerita kepada Komite.
Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat ini adalah peserta pertama yang diundang Komite. Peserta, seperti Dino dan lainnya, akan melakukan pengenalan. Karena harus kembali ke AS segera sore nanti, Dino lebih dulu mengawali perkenalan.
Anggota Komite, Taufiqurrahman Ruki, mengamini pengalaman Dino. Sebagai orangtua sudah selayaknya mendampingi anak-anaknya. "Memang tidak ada yang bisa menggantikan sosok bapak. Bagus itu," timpal Ruki disambut senyum Dino.
Dalam ruang rapat kantor Soegeng Sarjadi Syndicate di Wisma Kodel, Jakarta, Sabtu (24/8/2013), sekelumit cerita keluar. Misalnya saja, bagaimana Sekretaris sekaligus anggota Komite, Suaedi Marassabessy membuka cerita bagaimana mengantarkan undangan untuk peserta.
"Pengalaman saya saat menyampaikan surat, saat bertemu kandidat, mereka mencoba menggali sedalamnya soal konvensi. Termasuk bertanya soal pemberitaan Konvensi di media. Makanya perlu siap-siap menghadapi pertanyaan saat mengantar," cerita Suaedi.
Obrolan santai Suaedi dengan anggota lainnya ketika wartawan diberikan sesi sebentar, untuk mengambil gambar Dino sebelum acara perkenalan dengan anggota Komite, minus Maftuh Basyuni, Hinca Panjaitan, Andi Timo Pangerang, TP Rahmat, Margiono, Humprey Djemat.
Juru bicata Komite Konvensi, Rully Charis menjelaskan, undangan terhadap 15 peserta dalam ajang pengenalan dalam tahap prakonvensi. "Sesi prakonvensi ini berupa perkenalan dan pendalaman dengan calon peserta Konvensi," katanya.
Berdasarkan rapat ketujuh, Kamis (22/8/2013), sejak Komite Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat dibentuk, 15 nama sudah dihasilkan . Dari 15 nama, 11 nama dominan titipan Majelis Tinggi Partai Demokrat yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono.