Berita Viral
Sosok Yai Mim, Eks Dosen yang Tewas dalam Tahanan Imbas Berseteru dengan Sahara
Sosok Yai Mim yang dikabarkan tewas dalam tahanan saat hendak diperiksa oleh penyidik Poltesta Malang Kota menjadi sorotan.
Penulis: Kiki Novilia | Editor: Kiki Novilia
Ringkasan Berita:
- Yai Mim dikabarkan tewas dalam tahanan saat hendak dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Poltesta Malang Kota pada Senin (13/4/2026).
- Saat itu Yai Mim akan menjalani pemeriksaan atas kasus dugaan pelecehan ke penyidik namun mendadak Yai Mim lemas.
- Adapun sosoknya sontak menjadi sorotan karena tutup usia imbas berseteru dengan tetangganya, Sahara.
Tribunlampung.co.id, Malang - Sosok Yai Mim yang dikabarkan tewas dalam status tahanan saat hendak diperiksa oleh penyidik Poltesta Malang Kota menjadi sorotan.
"Hari Senin, (13/4/2026), pukul 13.45 WIB, tahanan Polresta Malang Kota, Mohammad Imam Muslimin meninggal dunia saat akan dilakukan pemeriksaan," ujar Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhirin, mengonfirmasi, dikutip dari TribunJatim.com.
Lebih lanjut, kata Lukman, saat itu Yai Mim akan menjalani pemeriksaan atas kasus dugaan pelecehan ke penyidik namun mendadak Yai mim lemas. Setelah itu, Yai Mim dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Saiful Anwar.
"Sebelumnya, kondisinya baik-baik saja" jelas Ipda Lukman Sobhirin.
Sebagai informasi Imam Muslimin alias Yai Mim adalah mantan dosen di Malang yang viral setelah terlibat konflik dengan tetangganya, Sahara hingga videonya ramai di media sosial. Perselisihan tersebut kemudian berlanjut menjadi saling laporan ke polisi dan menarik perhatian publik.
Baca juga: Keluhan Yai Mim Sebelum Tewas dalam Tahanan Saat Hendak Diperiksa Penyidik
Kasusnya berkembang setelah muncul dugaan pelecehan dan pornografi. Polisi akhirnya menetapkan Yai Mim sebagai tersangka dan menahannya pada awal 2026. Kasus ini menjadi sorotan karena berawal dari konflik pribadi yang viral, lalu berujung pada proses hukum.
Sosok Yai Mim
Adapun Imam Muslimin alias Yai Mim adalah mantan dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Selama menjadi dosen UIN Maulana Malik Ibrahim, ia aktif mengajar untuk program pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, dikutip dari sinta.kemdiktisaintek.go.id.
Yai Mim diketahui pernah belajar di Pesantren Terpadu Al Kamal Kunir Wonodadi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Setelahnya, ia berkuliah di IAIN Sunan Ampel Surabaya mengambil program studi Bahasa Arab dan lulus pada 1991.
Di UIN Maulana Malik Ibrahim, Yai Mim pernah menjabat sebagai Ketua Hai'ah Tafidzil Qur'an.
Namun, setelah viral kasusnya dengan Sahara, ia sempat nonaktif sebagai dosen.
Setelahnya, Yai Mim memutuskan mengundurkan diri pada 17 September 2025.
"Saya sudah mengajukan mundur (sebagai) dosen. Suratnya bisa dilihat. Saya mengajukan mundur," ungkap Yai Mim, Rabu (17/9/2025), dilansir Kompas.com.
Lebih lanjut, Yai Mim mengungkapkan faktor lain dirinya memutuskan mundur sebab kondisi kegiatan belajar mengajar tak lagi kondusif.
| Korban Kecelakaan Maut Bus ALS Terus Bertambah, 18 Orang Tewas |
|
|---|
| Orangtua Sibuk Selamatkan Harta Benda, Bocah 3 Tahun Tewas Akibat Banjir |
|
|---|
| Korban Tewas Bus ALS Jadi 17 Orang, Tahrul Tak Selamat akibat Luka Bakar 90 Persen |
|
|---|
| Nasib Tragis Siswa Kelas 1 SD Tewas Usai Tiru Freestyle di Gim Online, Leher Patah |
|
|---|
| Nekat Sembunyikan Narkoba di Organ Kewanitaan, Begini Cara Petugas Mengetahuinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kelakuan-Yai-Min-sehingga-ditetapkan-tersangka-korban-sahara-sampai-jijik.jpg)