Kapal Kuno Krakatau
Tim Peneliti Kapal Kuno Temukan Batuan Berkarat di Lokasi Penggalian
Proses ekskavasi jejak bangkai kapal kuno di lereng bukit Kepayang Desa Klawi Kecamatan Bakauheni Lampung Selatan masih dilakukan
Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Proses ekskavasi jejak bangkai kapal kuno di lereng bukit Kepayang Desa Klawi Kecamatan Bakauheni Lampung Selatan masih dilakukan tim peneliti independen. Meski proses penggalian sudah mendekati satu bulan, namun hingga kini tim peneliti masih belum bisa mencapai titik badan kapal.
Menurut Hadi Subroto, saat ini penggalian dilakukan secara mendatar dengan kedalaman mencapai sekitar 4 meter. Penggalian mendatar dilakukan setelah tim menganalisa titik penggalian dari hasil uji geolistrik.
Dan sejauh ini, terang dia, tim menemukan matrial bebatuan andesit yang terlihat berkarat. Hal itu, menambah keyakinan tim jika yang terpendam di lereng bukit kepayan merupakan jejak bangkai kapal yang terhempas akibat gelombang tsunami dari letusan gunung Krakatau tahun 1883 silam.
"Sebab karat tersebut tentunya dari matrial besi atau baja dinding kapal," ujarnya, Senin (14/4).
Hadi mengatakan, bahwa dalam satu pekan ini penggalian tidak maksimal. Sebab selain ada libur pemilu. Beberapa waktu lalu operator alat berat tidak bisa bekerja. Sehingga penggalian dilakukan secara manual.(dedi/tribunlampung)