Penjelasan Medis soal Tewasnya Pemuda karena Minuman Oplosan

api saat itu rekan-rekannya tidak apa-apa, kemungkinan karena korban saat minum kebanyakan atau minum biasa-biasa saja tapi fisiknya lemah

Laporan Wartawan Tribun Lampung Robertus Didik

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU- Adit Triyanto (19), warga Sukoharjo IV, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, diduga keracunan akibat minum-minuman beralkohol yang dioplos.

Kepala Bidang Pelayanan Medik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pringsewu dr Ulinoha mengatakan keracunan minum yang dikonsumsi adalah hal biasa.

"Tapi saat itu rekan-rekannya tidak apa-apa, kemungkinan karena korban saat minum kebanyakan atau minum  biasa-biasa saja tapi fisiknya lemah," ujar Ulinoha, Selasa (16/9).

Dia mengungkapkan minuman seperti itu kaitannya dengan racun yang menyerang di saraf atau mengiritasi lambung. Khawatirnya, lanjut dia, bila menyerang ke saraf, mengakibatkan sesak dan berujung pada kematian.

Menurut dia, gejala muntah seperti yang dialami korban wajar karena segala makanan yang mengiritasi lambung dapat ditolak oleh tubuh. "Muntahnya kan karena menolak itu (oplosan)," tukasnya.

Ulinoha lebih menekankan peristiwa meninggalnya korban tersebut seharusnya lebih condong pada penegakkan hukum atas minuman tradisional yang beralkohol. Apalagi, tambah dia, dicampur dengan bahan lain yang berpotensi menjadikannya racun.

Kalaupun tidak sampai membuat meninggal, Ulinoha memastikan racun itu bisa mengendap di hati. Sehingga lama-lama bisa menjadi hepatitis. Mengingat, liver itu fungsinya menetralisasi racun dalam tubuh. Tapi karena racun  yang masuk itu banyak, sehingga bisa merusak hati.

Diberitakan sebelumnya, seorang pemuda di  Pringsewu diduga tewas karena minum minuman beralkohol hasil oplosan. Pemuda ini terpaksa menutup usianya 19 tahun.

Adit Triyanto, warga Pekon Sukoharjo IV, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu ini menghembuskan napas terakhirnya, Jumat (12/9) pukul 16.00 WIB di rumah sakit.

Pamannya AT, Sugiono menceritakan, Adit selalu muntah-muntah setelah meminum minuman oplosan bersama rekan-rekannya di Pendapa Pringsewu Rabu (10/9) pukul 20.00 WIB.

Berdasar informasi yang didapat Sugiono, Adit bersama temannya ini minum-minuman tradisional beralkohol dicampur dengan alkohol murni dan minuman bersoda.

"Namun aneh teman-temannya yang lain nggak kenapa-kenapa, hanya satu ponakan saya yang masuk rumah sakit sampai meninggal," ujar Sugiono saat dihubungi wartawan, Minggu (14/9).

Kamis (11/9) pagi, Adit masih sempat main ke rumah temannya di Pekon Podosari, Kecamatan Pringsewu. Kamis malam, sekitar pukul 23.30 WIB, AT dibawa ke rumah sakit di Pringsewu.

Keluarga mengetahui, Adit sudah di rumah sakit, pukul 09.00 WIB dengan kondisi sudah diinfus. Keluarga Adit sampai saat ini belum melaporkan peristiwa tersebut ke polisi.

"Harapan keluarga, jelas ingin terungkap kejadian yang sebenarnya. Karena kata teman-temannya, kondisinya baik-baik saja,"pungkasnya.

Sumber: Tribun Lampung
Tags
Pringsewu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved