Dalam Islam Apa Hukum Tidak Mengerjakan Salat Ied?

Saya seorang muslim di hari Raya Idul Adha ini saya tidak bisa melaksanakan salat Ied

Penulis: Eka Ahmad Sholichin | Editor: soni

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kepada Yth MUI Lampung. Saya seorang muslim di hari Raya Idul Adha ini saya tidak bisa melaksanakan salat Ied dikarenakan kondisi saya pada waktu itu masih dalam keadaan bekerja di sebuah pabrik, dan untuk meninggalkan pekerjaan sangat tidak mungkin. Bagaimana menurut Hukum Islam? Terima kasih atas penjelasannya.

Pengirim: +6281369975xxx

Diupayakan Dapat Dikerjakan

Salat Idul Adha adalah salat sunnah yang dikerjakan pada hari raya Idul Adha yaitu tepat pada tanggal 10 Dzulhijjah Tahun Hijriah atau biasa disebut hari raya kurban. Mengenai hukum salat idul Adha adalah sunnah Mu’akkad, telah kita ketahui bahwa selain salat fardhu lima waktu hukum salat tersebut adalah sunnah.

Waktu pelaksanaan Salat Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah mulai terbit matahari sampai matahari tergelincir (datang waktu Dzuhur).

Itu sama dengan cara mengerjakan salat - salat sunnah yang lain, hanya saja dalam rakaat pertama membaca takbir tujuh kali dan dalam rakaat yang kedua membaca takbir lima kali. Dan dikerjakan secara berjamaah dan berbeda pula pada lafazd niatnya.

Adapun mengenai bilangan rakaat salat Idul Adha adalah hanya dua rakaat tidak memakai adzan dan iqamat dan sesudah selesai salat diadakan Khutbah.

Nabi Muhammad SAW bersabda : Dari Ummu ‘Athyyah berkata : "Kami diperintahkan keluar (untuk) salat hari raya, bahkan anak-anak gadis (juga diperintahkan) keluar dari pingitannya (untuk) salat hari raya, juga perempuan-perempuan yang sedang haid (datang bulan), namun mereka hanya berada di belakang orang banyak maka mereka turut bertakbir dan berdoa bersama-sama dan mereka mengharapkan memperoleh keberkahan dan kesucian hari itu". (HR. Bukhari)

Kita disunnahkan untuk memperbanyak membaca takbir, tahlil dan tahmid yang sering disebut takbiran. Adapun waktunya membaca takbir adalah takbiran dimulai dari waktu Shubuh pada hari Nahr (tanggal 10 Dzulhijjah) sampai waktu Ashar hari Tasyiq yang terakhir (tanggal 13 Dzulhijjah), dan membacanya setiap selesai salat lima waktu.

Sementara mengenai doa setelah salat hari raya Idul Adha dipusatkan pada permohonan agar dimudahkan untuk pergi haji ke Baitullah dan bisa melaksanakan kurban serta dimudahkan untuk beribadah kepada Allah SWT.

Walaupun pada dasarnya hukum mengerjakan salat idul Adha adalah sunnah. Akan tetapi lebih baiknya untuk dapat diupayakan mengerjakannya. Anda bisa bilang baik - baik kepada atasannya untuk izin sebentar melaksanakan salat tersebut karena utamanya perbuatan baik jangan ditinggalakan.

H Mawardi AS
Ketua MUI Lampung

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved