PLN UID Lampung

PLN UID Lampung Siagakan 106 Posko dan Ribuan Personel Amankan Kelistrikan Periode Lebaran

Ini ditandai dengan apel siaga sekaligus menandai dimulainya masa siaga kelistrikan mulai 14 Maret hingga 28 Maret 2026.

Tribunlampung.co.id/Dokumentasi PLN Lampung
CEK PERALATAN: General Manager PT PLN (Persero) UID Lampung, Rizky Mochamad, mengecek peralatan operasional saat gelar peralatan dalam Apel Siaga Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 1447 H Tahun 2026.  Ini dilakukan untuk memastikan seluruh sarana pendukung dalam kondisi siap digunakan guna menjaga keandalan pasokan listrik selama masa siaga. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung mulai menyiagakan keandalan pasokan listrik selama periode Ramadan hingga Idul Fitri. 

Kesiapsiagaan ini ditandai dengan apel siaga sekaligus menandai dimulainya masa siaga kelistrikan yang berlangsung mulai tanggal 14 Maret hingga 28 Maret 2026.

General Manager PT PLN (Persero) UID Lampung, Rizky Mochamad, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen PLN untuk memastikan sistem kelistrikan tetap andal.

Hal ini guna mendukung aktivitas masyarakat yang meningkat selama bulan suci Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.

“Melalui Apel Siaga ini, kami memastikan seluruh personel, peralatan, dan sistem kelistrikan berada dalam kondisi siap siaga," kata Risky dalam keterangan tertulis, Minggu (15/3/2026).

Risky mengungkapkan, PLN berkomitmen menjaga pasokan listrik tetap andal, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.

Secara sistem kondisi kelistrikan di Lampung saat ini berada dalam status normal dengan Daya Mampu Pasok (DMP) sebesar 1.566 MW.

Dengan beban puncak 1.250 MW, serta cadangan daya sebesar 316 MW atau sekitar 25,2 persen. 

Untuk menjaga keandalan tersebut, PLN telah melakukan berbagai langkah antisipatif.

Mulai dari assessment jaringan, pemeliharaan preventif, hingga pembatasan pekerjaan yang berpotensi menimbulkan gangguan selama periode siaga.

"Kecuali dalam kondisi darurat," papar Risky.

Adapun dalam masa siaga ini, PLN UID Lampung menyiagakan 106 posko siaga yang didukung 157 pegawai PLN dan 1.311 tenaga alih daya (TAD).

Mereka akan bertugas menjaga keandalan sistem kelistrikan di seluruh wilayah kerja. 

Selain kesiapan personel, PLN juga melakukan gelar peralatan siaga untuk memastikan seluruh sarana operasional dalam kondisi optimal. 

Berbagai peralatan pendukung disiagakan, di antaranya 175 unit mobil operasional, 84 unit sepeda motor, 5 unit crane, 25 unit genset, 6 unit UPS.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved