Tercemar Virus, Supermarket di Lampung Tarik Apel Impor dari Amerika

"Kami akan menyetop penjualan apel tersebut. Karena demi keamanan konsumen," katanya.

Editor: Andi Asmadi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sejumlah supermarket di Bandar Lampung menyatakan siap menarik apel yang diimpor dari Amerika Serikat. Ini setelah pihak ritel mendapatkan keterangan resmi dari pemerintah bahwa apel impor dari negara tersebut benar-benar tercemar bakteri listeriosis.

Koordinator buah Chandra Superstore Bandar Lampung, Irsan mengatakan, Chandra Superstore sudah mendengar kabar tersebut. Namun, mereka belum mengetahui jenis apel yang terkena bakteri. Mereka juga belum menerima instruksi dari pemerintah untuk menghentikan penjualan.

"Apel Amerika jenisnya banyak. Kami juga belum tahu pasti jenis apel yang terinfeksi. Baik kami maupun distributor kami juga belum menerima instruksi untuk menghentikan penjualan. Namun jika kami sudah mengetahui jenis apelnya dan memang sudah diuji jika apel tersebut terinfeksi, maka kami akan menyetop penjualan apel tersebut. Karena demi keamanan konsumen," katanya, jumat (23/1).

Hal yang sama dikatakan Department Head Produce Giant Lampung, Aditya Darwin. Menurutnya, pihak Giant sudah mendengar mengenai berita tersebut. Namun mereka belum mengetahui pasti jenis apelnya. Mereka juga belum menerima instruksi untuk menghentikan penjualan apel amerika mereka

"Kalau memang berita tersebut benar, kami akan hentikan penjualan apel Amerika kami. Namun apel tersebut harus diuji dahulu. Jika sudah terbukti, baru kami akan segera menghentikan penjualan apel tersebut. Maka dari itu kami meminta pemerintah untuk benar-benar menyelidiki dan menguji coba. Agar tidak jatuh korban seperti di Malaysia," kata dia.

Berdasarkan pantauan Tribun di sejumlah supermarket di Bandar Lampung, apel impor dari Amerika ini masih terdisplay dan dijual kepada masyarakat.(jelita dini kinanti)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved