Headline News Hari Ini
Ruki Dianggap Penyusup Pasca-Berkas Kasus BG di Kejagung
Sebuah patung kuda troya diarak massa pengunjuk rasa di halaman Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (4/3) siang
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Sebuah patung kuda troya diarak massa pengunjuk rasa di halaman Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (4/3) siang. Para pengunjuk rasa juga menempelkan foto-foto wajah Pelaksana Tugas Ketua KPK Taufiequrachman Ruki di tubuh kuda troya tersebut.
Unjuk rasa itu dilakukan Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi sebagai reaksi atas keputusan pimpinan KPK melimpahkan kasus dugaan rekening gendut Komjen Budi Gunawan ke Kejaksaan Agung. "Simbol kuda troya merupakan satu gambaran kenyataan yang dialami KPK hari ini. Kuda Troya melambangkan ada penyusup yang hendak menghancurkan KPK," ujar Lamen, Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi saat berorasi di halaman Gedung KPK.
Menurut Lamen, pelimpahan kasus Komjen Budi Gunawan oleh KPK kepada Kejaksaan Agung adalah suatu kegagalan KPK dalam agenda pemberantasan korupsi. Hal tersebut dinilai tidak lepas dari peran pimpinan sementara KPK, khsusunya Taufiequrahman Ruki.
Dalam orasinya, para anggota koalisi juga mengklaim bahwa Presiden Joko Widodo telah gagal menjalankan salah satu agenda pemerintahan mengenai pemberantasan korupsi. Dengan dilimpahkannya kasus Budi Gunawan ke Kejaksaan, koalisi mengkhawatirkan para penegak hukum di Indonesia tidak lagi berpegang pada independensi.
"Pelimpahan kasus Budi Gunawan oleh pimpinan KPK sementara Ruki dan kawan-kawan telah meruntuhkan lembaga KPK, padahal masyarakat tidak lagi memercayai penyelesaian kasus korupsi oleh kejaksaan dan kepolisian," kata Lamen.
Baca selengkapnya di Tribun Lampung cetak edisi Kamis 5 Maret 2015.
Dapatkan aplikasi Tribun Lampung Launcher - Android Apps on Google Play di http://goo.gl/F9rIlr