Polda Cari Tahu Kejadian Polisi Rasial versi Pengemudi

Hariyanto justru mengaku tidak pernah melontarkan kata-kata rasial. Dia mengatakan, Liman sedang dalam perawatan psikiater.

Facebook
Facebook Huandra Limanau 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Pemanggilan Huandra Limanu alias Liman oleh penyidik Direkrorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dibenarkan oleh Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Hindarsono. Ia mengatakan, penyidik memeriksa Liman soal pengakuannya menjadi korban aksi rasial polisi.

"Benar diperiksa hari ini untuk menjelaskan kejadian itu (perbuatan rasial)," ujar Hindarsono saat dihubungi, Senin (30/3/2015).

Selain Liman, penyidik juga memangil sejumlah anggota polisi yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), termasuk polisi yang diduga melontarkan kata-kata rasial, Brigadir Kepala Hariyanto.

"Kami memeriksa anggota polisi dan orang yang menyampaikan itu untuk mengetahui permasalahan yang sebenarnya terjadi," jelas Hindarsono.

Hindarsono mengatakan, saat ini, keduanya masih memberi keterangan. Hasilnya, akan disampaian kepada media massa.

Liman mengaku menjadi korban perbuatan rasial oleh seorang anggota polisi saat ia ditilang pada Rabu (25/3/2015) di Jalan Latumenten, Jakarta Barat. Ia ditilang karena mengemudikan mobilnya masuk ke jalur transjakarta.

"Inilah polisi rasis, maki saya Cina! Surat tilang tidak dijelaskan SIM ditahan, form biru dikosongkan. Nama petugas juga tidak diisi, SIM harus diambil dimana tidak ada info. Saya dipaksa tanda tangan, saya tolak form coklat dilempar ke saya. Saya uber nama petugas dan form biru, dipukul dan dimaki cina oleh polisi ini, Hariyanto. Itulah indahnya Indonesia. Mau taat peraturan malah dipersulit, dipukul, dan dicaci," tulis Liman.

Namun, berbeda dengan keterangan versi Liman dalam laman Facebooknya, Hariyanto justru mengaku tidak pernah melontarkan kata-kata rasial. Dia mengatakan, Liman sedang dalam perawatan psikiater.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved