Serdadu TNI AL Bawa Bom
Bercanda Bawa Bom, Anggota TNI AL Dilarang Naik Lion Air
Letnan Kolonel Laut GW, mendapat "upah" karena bercanda mengaku membawa bom.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGERANG - Perwira Pembantu Madya Staf Anggaran dan Perencanaan Komando Armada RI Kawasan Barat (Pabandya Srena Koarmabar) TNI AL, Letnan Kolonel Laut GW, mendapat "upah" karena bercanda mengaku membawa bom. Dia dilarang naik Lion Air tujuan Padang.
Manajer Humas dan Protokoler Bandara Soekarno-Hatta, Yudis Tiawan, menceritakan, akibat bercandaan Letkol GW, pesawat di-screening selama satu jam. Syukurnya, tidak ada bom yang dimaksud.
"Semua penumpang Lion Air JT 250 Register PK-LVJ tujuan Padang akhirnya diterbangkan dengan pesawat Lion Air lain. Khusus untuk yang bersangkutan, diterbangkan dengan maskapai Garuda Indonesia," kata Yudis, Jumat (24/4/2015).
Menurut Yudis, pihak Lion Air menolak memberangkatkan yang bersangkutan.
Sebelumnya diberitakan, Letkol GW mengaku membawa bom dalam tasnya. Hal itu disebut hanya bercanda. Namun, gara-gara bercandaannya itu, semua penumpang Lion Air tujuan Padang, Kamis (23/4/2015) pukul 11.45, diminta turun oleh pilot. Hasilnya, tak ada bom. (Banu Adikara)