Berita Video Tribun Lampung

(VIDEO) Bunga Si Srikandi Lampung yang Geluti Lukisan Aliran Pointilisme

Lukisan adalah karya seni yang proses pembuatannya dilakukan dengan memulaskan cat dengan alat kuas lukis, pisau palet atau peralatan lain.

Penulis: Yoga Noldy Perdana | Editor: soni

Laporan Reporter Tribun Lampung Yoga Noldy Perdana

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BADAR LAMPUNG - Lukisan adalah karya seni yang proses pembuatannya dilakukan dengan memulaskan cat dengan alat kuas lukis, pisau palet atau peralatan lain. Dalam seni melukis, dikenal pula dengan berbagai aliran seperti, romantisme, realisme, naturalisme, art deco, dan lain-lain.

Di Kota Bandar Lampung, Tribun Lampung menemui salah satu srikandi dari dunia lukis yaitu Bunga Ilalang alias Ngatini (46), ia adalah seniman lukis wanita pertama yang mempelopori lukisan bergaya Pointilisme (aliran seni lukis dengan memanfaatkan teknik melukis dengan sebuah sebuah titik -titik sebagai ciri khas lukisannya) di Lampung.

Bunga (panggilan akrabnya) menuturkan, sudah mulai melukis saat duduk di bangku Sekolah Dasar, karena semakin lama minat terhadap seni lukis dalam dirinya semakin besar, Bunga memutuskan untuk memilih bersekolah di Sekolah Menengah Seni Rupa dengan jurusan seni lukis.

"Pemahaman tentang seni lukis semakin mantap ketika saya masuk di sekolah seni tersebut. Lulus SMA, pada tahun 1989 saya mengembangkan bakat melukis saya sendiri, hingga pada tahun 1994 saya menikah dan memutuskan untuk tinggal di Kota Metro, Lampung,"ujar wanita lulusan Sekolah Menengah Seni Rupa Yogyakarta ini, Jumat (24/4/15).

Setelah menikah, dirinya sempat vakum dalam dunia melukis karena banyak kesibukan dalam rumah tangganya. Namun, pada tahun 2012, Bunga bersama suaminya memutuskan untuk terjun total menjadi seniman lukis di Lampung.

"Di tahun 2012 itulah saya mulai menggantungkan hidup dari karya-karya saya dan suami. Awalnya saya hanya melukis bergaya realisme saja, namun saya terus bereksperimen dan menemukan sebuah teknik lukis bergaya Pointilisme, namun biasanya Pointilisme itu bentuknya seperti titik-titik, tetapi gaya Pointilisme saya berbentuk garis-garis putus,"ujar ibu beranak Empat ini.

Bunga menjelaskan, dirinya sudah menemukan jati diri dalam melukis ketika menemukan teknik lukis bergaya Pointilisme tersebut. "Sampai saat ini saya belum menemukan teknik melukis yang sama persis seperti saya di Lampung. Mungkin ini adalah penemuan gaya baru dalam teknik melukis,"kata Bunga yang ditemui di Kedai Lukis Dhara, Pasar Seni Enggal, Bandar lampung.

Kesulitan tersendiri, lanjut Bunga, dalam melukis Pointilisme miliknya adalah, kuas yang digunakan harus tetap tegak lurus agar menghasilkan garis-garis putus yang sama pada tiap bagian gambar.

"Dan juga dalam membuat lukisan Pointilisme tidak bisa dikerjakan dalam waktu singkat, seperti lukisan bergaya Realisme yang biasanya dapat saya kerjakan dalam waktu semlam saja, Pointilisme membutuhkan waktu setidaknya Tiga sampai empat hari dalam pengerjaannya,"tutur Bunga.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved