Lindungi dari Kerusakan Air, Batu Candi Borobudur Dilapisi Zat Araldit

"Pelapisan ini salah satu dari rangkaian dari perbaikan kebocoran drainase sejak sebelum hari Raya Waisak lalu,"

Editor: Reny Fitriani
Kompas.com/Ika Fitriana
Aktris film Prisia Nasution tampak sedang membersihkan dengan teliti setiap sudut batu Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (1/8/2015). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MAGELANG - Beberapa bidang batu Candi Borobudur dilapisi zat araldit oleh Balai Konservasi Borobudur (BKB). Zat kimia ini berfungsi untuk melindungi batu dari air yang berasal dari kebocoran sistem drainase candi maupun air hujan.

"Pelapisan ini salah satu dari rangkaian dari perbaikan kebocoran drainase sejak sebelum hari Raya Waisak lalu," kata Kepala Seksi (Kasi) Layanan Konservasi BKB, Iskandar M Siregar, Senin (3/8/2015).

Iskandar menjelaskan, sifat zat kimia ini kedap air jadi bisa melindungi batu dari resapan air yang berpotensi merusak batuan candi peninggalan raja Samartungga abad ke VIII itu. Batuan-batuan andesit yang terlalu sering terpapar air maka akan lembab, banyak ditumbuhi lumut dan lapuk.

Jumlah penggunaan zat berwarna hitam mirip aspal ini, lanjut Iskandar, tergantung kondisi dari batu yang hendak dilapisi. Jika batu yang diolesi kasar maka membutuhkan Araldit lebih banyak. “Biasanya kami gunakan lima kilogram Araldit untuk bidang seluas 15 meter persegi,” ucapnya.

Koordinator Pemeliharaan Balai Konservasi Borobudur (BKB), Yudi Suhartono, menambahkan pelapisan zat yang didatangkan dari Jerman ini merupakan tahapan setelah registrasi dan pembongkaran batu candi.

Setelah itu, ada pengujian terhadap lapisan kedap air ini dan pemasangan batu candi yang telah dibongkar. “Sebelumnya kita sudah bongkar batuan candi pada sisi utara lantai IV di lorong II, dan hari ini dipasang lagi,” kata Yudi.

Menurut Yudi, perbaikan itu merupakan langkah untuk penanganan kebocoran drainase. Ada enam titik kebocoran yang mulai terlihat membasahi dinding di sisi utara itu. "Diperkirakan (perbaikan) akan rampung awal bulan September mendatang," ucap Yudi.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved