Laporan Tribun dari Mekkah
Hendak Umrah, Lasto Meninggal dengan Posisi Duduk di Bus
Kami hanya menyerahkan ke Pemerintah Arab Saudi. Kami tidak tahu di kubur di mana.
Penulis: Ridwan Hardiansyah | Editor: Heribertus Sulis
Laporan Reporter Tribun Lampung Ridwan Hardiansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MEKKAH - Jamaah calon haji (calhaj) asal Jakarta, Lasto Kahono Ino Karyo (60) meninggal dunia di Mekkah, Senin (7/9/2015) siang.
Pembimbing Kelompok Terbang (Kloter) 22 Embarkasi Jakarta (JKG) Fatullah mengungkapkan, jamaah sudah dimakamkan pada sore harinya.
"Kami tidak mengikuti prosesi pemakaman. Di sini (Arab Saudi), beda dengan di Indonesia. Kami hanya menyerahkan ke Pemerintah Arab Saudi. Kami tidak tahu di kubur di mana," ungkap Fatullah, Selasa (8/9/2015).
Menurut Fatullah, penyebab meninggalnya Lasto akibat dehidrasi. Beberapa saat sebelum meninggal, Lasto sedang berkunjung ke Jabal Rahmah dan hendak mengambil miqat di Jiranah. Lasto mengambil miqat karena hendak melakukan umrah kembali.
"Penyebab pastinya, dokter yang lebih tahu," ungkap Fatullah.
Dokter Sektor 6 Mekkah, Deske Muhadi mengatakan, Lasto meninggal dengan posisi terduduk di dalam bus.
"Setelah mendapat informasi, kami langsung datangi. Kami kira shock biasa. Ternyata tidak," terang Deske.
Saat diperiksa, Deske menerangkan, denyut nadi Lasto sudah tidak teraba. Pertolongan pun coba dilakukan tim kesehatan, mulai dari pemberian napas bantuan, obat, hingga penggunaan alat pacu jantung.
"Setelah 30 menit kami kerjakan pertolongan, dan tidak ada perubahan, pukul 12.47 Was, kami nyatakan meninggal," papar Deske.