Adnan Buyung Nasution Meninggal

Awalnya Adnan Sakit Gigi, Lalu Merembet Hingga Ginjal dan Jantung

"Awalnya beliau tuh sakitnya biasa, sakit gigi, lalu cuci darah, tapi memang tidak seperti orang normal," ujarnya.

Editor: Reny Fitriani
Kompas.com
Adnan Buyung Nasution melayat ke rumah almarhum Bob Sadino, Selasa (20/1/2015). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Pengacara kondang Adnan Buyung Nasution dikabarkan meninggal di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2015), pukul 10.17 WIB, di usia 81 tahun.

"Iya benar, bapak sudah meninggal sekitar jam 10.00 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah. Sekarang akan dibawa ke rumah di Jalan Poncol Lestari Nomor 7, Lebak Bulus, Jakarta Selatan," tutur putri almarhum Adnan Buyung, Pia Akbar Nasution, kepada Tribunnews.com.

Sebelum meninggal, Adnan dirawat di Rumah Sakit Pondok Indah. Putra Adnan Buyung, Maully Nasution menceritakan sakit yang dideritanya ayahnya tersebut.

Awalnya, Adnan sakit gigi pada pekan lalu dan harus dioperasi. Namun, hal itu berdampak pada penyakit lainnya yakni masalah ginjal dan jantung.

"Sudah ada penurunan fungsi ginjal sejak tahun lalu Desember 2014," kata Maully kepada Tribunnews.com di RS Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (20/9/2015).

Adnan harus melakukan cuci darah selama tiga kali seminggu.

Lalu, kata Maully, pascaoperasi sakit gigi, Adnan enggan untuk makan.

"Awalnya beliau tuh sakitnya biasa, sakit gigi, lalu cuci darah, tapi memang tidak seperti orang normal," ujarnya.

Karena tidak ingin makan, asam lambung Adnan Buyung pun naik.

Hal itu berdampak pada fungsi ginjal.

Lalu merembet ke paru-paru.

"Akhirnya harus dipompa ekstra. Tadi malam, diputuskan ke ICCU, debar jantung tinggi karena ada 8 ring dan satu kali bypass, problem jantung lama," tuturnya.

Maully mengatakan Adnan Buyung saat masuk ke ICCU belum memakai alat bantu.

Tetapi, pukul 04.00 WIB hari ini kondisinya melemah. Tensi darah dan pasokan oksigen menurun.

"Akhirnya pasang ventilator, setelah dipasang, stabil, sadar. Masih bisa kenal, ada ventilator, kalau beliau mau ngomong ya dicatat di kertas," imbuhnya.

Memang, pascaoperasi sakit gigi, Adnan enggan makan. Buntutnya, ginjal pengacara senior itu bermasalah dan merembet pada gangguan jantung.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved