Malaria Diklaim Obat Penyembuh Kanker?

Itu mengacu klaim tim ilmuwan Belanda dan Kanada. Ilmuwan menemukan terobosan melalui penelitian memerangi malaria pada ibu hamil

Editor: martin tobing
Metro.co.uk
Ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Malaria diklaim bisa jadi obat menyembuhkan kanker.

Itu mengacu  klaim tim ilmuwan Belanda dan Kanada. Ilmuwan menemukan terobosan melalui penelitian memerangi malaria pada ibu hamil.

Tim ilmuwan mengaku, karbohidrat parasit malaria yang menempel di plasenta dari ibu hamil identik dengan karbohidrat yang ditemukan dalam sel-sel kanker.

Ali Salanti dari University of Copenhagen mengatakan, selama beberapa dekade, para ilmuwan telah mencari kesamaan antara pertumbuhan plasenta dan tumor.

"Plasenta adalah organ, yang dalam beberapa bulan tumbuh dari hanya beberapa sel ke organ seberat kira-kira dua pound dan menyediakan embrio dengan oksigen dan makanan di lingkungan yang relatif asing," terang peneliti dikutip dari Metro.co.uk, Sabtu (17/10/2015).

Lebih lanjut disampaikannya, cara kerja tumor pun sejatinya sama. Mereka tumbuh secara agresif di lingkungan yang relatif asing.

Akhirnya, tim peneliti menciptakan protein malaria dicampur dengan racun yang menargetkan sel-sel kanker.

Uniknya, sel-sel kanker menyerap dan malaria membunuh kanker.

Tes diharapkan dapat dilakukan pada manusia dalam empat tahun ke depan - dan percobaan pada tikus idap kanker sedang dilakukan. (*)

Ikuti informasi terkini seputar Lampung, nasional, sepakbola dan lain sebagainya di portal berita online Tribun Lampung
Like / suka Facebook kami
Follow Twitter kami

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved