Ini 10 Pekerjaan Terancam "Punah" Tahun 2015

Kemajuan teknologi, seperti internet dan komputer ternyata memiliki dampak yang cukup besar terhadap beberapa lapangan pekerjaan.

Editor: martin tobing
wvmetronews.com
Ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kemajuan teknologi, seperti internet dan komputer ternyata memiliki dampak yang cukup besar terhadap beberapa lapangan pekerjaan.

CareerCast.com, website tentang pekerjaan, mengeluarkan urutan 10 pekerjaan yang terancam punah di tahun 2015 yang ditentukan dengan menggunakan data dari Bureau of Labor Statistics dan memilih sepuluh pekerjaan dengan prospek perkembangan terburuk di tahun 2012 – 2022.

1.Tukang pos/pengantar surat

Fungsi surat kini sudah digantikan dengan email yang lebih cepat. Banyaknya orang yang memilih mengugunakan email membuat pekerjaan sebagai tukang pos atau pengantar surat terancam punah dengan prospek perkembangannya menurun sebanyak 28%.

2. Meter reader

Meter reader adalah orang yang mencatat meteran listrik atau air, sekarang, meteran sudah bisa secara otomatis tercatat oleh komputer sehingga seorang meter reader tidak lagi diperlukan. Prospek perkembangan meter reader menurun sebanyak 19%

3. Petani

Pabrik pertanian yang lebih efisien dan membutuhkan lebih sedikit pekerja membuat keluarga-keluarga petani kehilangan pekerjaannya.Sama seperti meter reader, prospek perkembangan petani juga menurun 19%

4. Repoter koran

Karena banyaknya media online, prospek perkembangan pekerjaan sebagai reporter di media cetak turun hingga 13%

5. Pembuat perhiasan

Prospek pekerjaan sebagai pembuat perhiasan menurun hingga 10%, hal ini kemungkinan karena banyak perhiasan yang dibuat di luar negeri sehingga pembuat perhiasan menjadi kekurangan lapangan pekerjaan.

6. Penebang kayu

Sehubungan dengan maraknya penggunaan media online, kebutuhan atas kayu sebagai bahan utama pembuatan kertas pun juga berkurang, berujung pada prospek perkembangan penebang kayu yang menurun hingga 9%

7. Pramugari

Sumber: Intisari Online
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved