Pimpinan DPRD Disuruh Beli Obat Sendiri

Pimpinan DPRD Kabupaten Pringsewu mengeluhkan pelayanan puskesmas, terutama dalam hal ketersediaan obat.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: soni

Laporan Reporter Tribun Lampung R Didik Budiawan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Pimpinan DPRD Kabupaten Pringsewu mengeluhkan pelayanan puskesmas, terutama dalam hal ketersediaan obat. Padahal puskesmas merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama yang berada di kecamatan guna pengobatan masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Pringsewu Sagang Nainggolan menyayangkan pelayanan puskesmas ini atas dasar pengalaman pribadinya. Di mana dia datang ke Puskesmas Sukoharjo dengan maksud mendapat suntikan anti titanus, Minggu (1/11).

Sayangnya di puskesmas rawat inap tersebut dia justru tidak memperoleh anti titanus karena disampaikan petugas tidak ada obatnya. Keterangan yang dia peroleh, pasokan obat anti titanus di puskesmas itu sebanyak 30 buah per tiga bulan.

Namun saat dia datang, obat itu stoknya tidak ada. "Saya datang ke puskesmas itu hanya mengenakan celana pendek, sendal jepit dan hanya mengendarai sepeda motor," ujarnya.

Saat itu Sagang justru disarankan untuk membeli obat ke apotek. Namun, begitu Sagang menghubungi bagian yang bertanggung jawab atas ketersediaan obat di puskesmas itu, petugas itu mengatakan obatnya ada. Tapi Sagang mengaku sudah terlanjur membeli di apotek.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved