BTN Lampung Setujui Kredit 127 Unit Rumah
Jumlah ini terdiri dari 90 unit rumah subsidi atau fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dan 37 unit rumah nonsubsidi.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG- Real Estate Indonesia (REI) Lampung bekerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Lampung mengadakan penandatanganan akad kredit 127 unit rumah, Senin (2/11). Jumlah ini terdiri dari 90 unit rumah subsidi atau fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dan 37 unit rumah nonsubsidi.
Sekretaris REI Lampung Hairul Effendi mengatakan, 127 unit rumah tersebut bernilai Rp 14 miliar. Terdiri dari FLPP Rp 9 miliar dan nonsubsidi Rp 5 miliar. Sebanyak 127 unit rumah tersebut berasal dari 11 developer, dan yang terbesar adalah Serambi Sumatera 40 unit rumah dan GSP 27 unit rumah. Rumah-rumah ini terjual selama pameran REI Expo yang berlangsung sejak 23 Oktober-2 November 2015 di Mal Boemi Kedaton.
"Konsumen yang melakukan akad ini adalah yang telah memenuhi persyaratan yaitu sudah membayar uang muka dan uang proses di bank. Dengan kata lain, KPR sudah disetujui. Sedangkan untuk pengembangnya sudah memenuhi persyaratan yaitu rumahnya sudah selesai dibangun. Rumah yang terjual selama REI Expo bukan hanya 127 unit rumah ini saja, tetapi ada yang lainnya. Hanya saja mereka baru sebatas melakukan transaksi," ujar Hairul, Senin (2/11).
Rumah lainnya tersebut terdiri dari 150 unit rumah FLPP yang jumlahnya Rp 16 miliar dan non- FLPP plus ruko sebanyak 40 unit dengan jumlah Rp 7 miliar. Jika ditotal, selama REI Expo total penjualan rumah mencapai 317 unit rumah dengan nilai Rp 43 miliar. Jumlah ini jauh melebihi target selama pameran yaitu 20 miliar.
Dari 30 developer yang mengikuti pameran REI Expo, Serambi Sumatera berhasil mencatat penjualan tertinggi. Selama pameran, perumahan ini berhasil menjual sebanyak 70 unit rumah. Lalu untuk penjualan rumah tertinggi kedua adalah GSP, sebanyak 40 unit.
"Penandatanganan akad kredit 127 unit rumah ini merupakan yang pertama kali kami adakan selama kami menggelar REI Expo. Acara ini merupakan bukti bahwa kami mendukung penuh program 1 juta rumah di tahun 2015 ini yang dicanangkan presiden. Selain itu, penjualan rumah yang melebihi target ini membuktikan kalau, penjualan rumah di Lampung masih tinggi meski di tengah perekonomian yang sulit seperti saat ini," ujarnya.(din)