Telkomsel

Telkomsel Terbitkan DigiAds Ramadan Insight 2026, Bantu Pelaku Bisnis Maksimalkan Peluang

Telkomsel terbitkan DigiAds Ramadan Insight 2026 yang membantu pelaku bisnis dan brand memaksimalkan peluang.

Tayang:
Dokumentasi Telkomsel
MAKSIMALKAN PELUANG - Telkomsel terbitkan DigiAds Ramadan Insight 2026 yang membantu pelaku bisnis dan brand memaksimalkan peluang. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Jelang Ramadan, Telkomsel melalui Telkomsel Enterprise menerbitkan whitepaper “DigiAds Ramadan Insight 2026: Weaving Threads of Impact to Win Ramadan”, panduan berbasis data untuk membantu brand dan pelaku bisnis menyusun kampanye Ramadan yang lebih relevan, presisi, dan berdampak.

Mengacu pada insight dari Ramadan 2025, engagement pelanggan meningkat hingga 112 persen dibanding hari biasa, di antaranya didorong oleh aktivitas social media (+3 persen YoY), belanja online (+8 persen YoY), serta layanan keuangan (+8 % YoY).

Strategi pemasaran digital-first menjadi semakin krusial, terutama bagi brand menjelang Ramadan 2026.

VP Digital Advertising, Wholesale, and Interconnect Telkomsel Arief Pradetya, menyatakan, kekuatan kampanye bukan hanya tentang seberapa luas pesan tersampaikan, tetapi juga seberapa relevan dan bermakna pesan tersebut bagi audiens. 

"Dengan analisis mendalam berbasis data survey dan insight dari basis pelanggan terbesar dan terluas di Indonesia, kami ingin membantu pelaku industri memaksimalkan peluang di tengah kompleksitas perilaku konsumen digital yang terus berkembang," katanya secara tertulis, Senin (19/1/2026).

Micro-Moments yang Menentukan: Sahur, Zuhur, dan Buka Puasa

Whitepaper ini menyoroti banyak brand masih bisa lebih maksimal pilih waktu beriklan, terutama di momen-momen spesifik (micro-moments) yang jadi puncak trafik digital. Tiga waktu terbaik yang direkomendasikan:

•    Sahur (03:00-05:00): aktivitas digital naik >87?n trafik TV naik >88 % .
•    Zuhur (11:00-14:00): lonjakan browsing dan akses social media.
•    Buka Puasa (16:00-19:00): engagement tertinggi untuk belanja dan hiburan.

Dengan menghubungkan konteks dan kebutuhan audiens pada micro-moments unik Ramadan tersebut, brand dapat menghadirkan pesan yang lebih relevan dan berdampak.

Profil Audiens yang Paling Responsif

Berdasarkan 8,7 juta click/tap dari analisis kampanye Ramadan 2025, audiens dengan konversi tertinggi didominasi oleh:

•    94?ragama Islam, dari persona kalangan Milenial (39 % ), Gen X (29 % ), dan Gen Z (23 % ),
•    tersebar di wilayah Jawa Barat, Jakarta, Jawa Timur, Banten, dan Sumatera Utara,
•    aktif social media (58 % ), rutin belanja online (17 % ), dan pengguna layanan keuangan (14 % ).

Seiring meningkatnya aktivitas ibadah, Ramadan juga memicu lonjakan aktivitas digital, menghadirkan peluang unik bagi brand untuk menjangkau audiens yang relevan secara lebih presisi dan bermakna.

Belanja Meningkat, Kanal Belanja Terbelah: Brand Perlu Omni-channel

Dari sisi perilaku belanja, lebih dari 54 % konsumen meningkatkan pengeluaran dengan rata-rata belanja Rp3,5-7 juta, terutama untuk bahan masak (60 % ) dan makanan siap saji (50 % ).

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved