Ayah Dua Anak Ini Korbankan Diri Demi Gagalkan Bom Teroris
“Banyak keluarga berutang jasa pada pengorbanannya," ujar seorang dokter Elie Fars.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Adel Termos (32), bapak 2 anak tewas setelah mencoba mengagalkan ledakan bom para teroris. Beberapa minggu ini, Adel menjadi orang paling banyak dibicarakan warga Lebanon.
Adel dianggap warga sebagai pahlawan, karena dia telah menyelamatkan banyak nyawa berkat aksi nekatnya. Dia rela mengorbankan dirinya demi keselamatan orang banyak.
Peristiwa yang merenggut nyawa ini berawal saat dia berjalan bersama putrinya di sekitar pasar di Bour al-Barajneh, daerah sebelah selatan Beirut.
Ternyata pada saat itu sedang terjadi serangan bom dari kelompok teroris, Adel melihat seorang teroris siap meledakan bom di tengah kerumunan orang.
Adel langsung berlari ke arah teroris itu dengan tujuan untuk menggagalkan peledakan bom tersebut. Tapi, bom itu terjatuh dan meledak dan merenggut nyawanya.
“Banyak keluarga berutang jasa pada pengorbanannya," ujar seorang dokter Elie Fars.
Ratusan orang mengiringi pemakaman Adel Termos. Di sepanjang jalan menuju pemakaman, para warga berdiri memberikan penghormatan kepadanya.
Namun dunia tidak mengetahui, dan pahlawan dari Beirut ini tak mendapat perhatian karena hebohnya pemberitaan media terhadap pemberitaan serangan bom di Paris.
Satu hari sebelum serangan teror di Paris, Lebanon diguncang dua serangan bom bunuh diri.
"Putri saya mengatakan bahwa ayahnya adalah seorang pahlawan, dan sekarang ada di surga," ujar Basima, istri Adel.
Menurut Basima, Adel membuat kami bangga, "Dia memberi saya harga diri, kebanggaan dan rasa hormat.”
Selamat jalan pahlawan, semoga kamu tenang dan bahagia di sisi-NYA, aamiin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pria-nekat_20151120_202244.jpg)