Walhi Temukan Tiga Bukit di Kecamatan Sukabumi Tergerus Parah
Janji Wahli Lampung menurunkan tim untuk mengecek lokasi pengerukan sejumlah bukit di wilayah Sukabumi, akhirnya terlaksana.
Penulis: Romi Rinando | Editor: Ridwan Hardiansyah
Laporan Reporter Tribun Lampung Romi Rinando
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Janji Wahli Lampung menurunkan tim untuk mengecek lokasi pengerukan sejumlah bukit di wilayah Sukabumi, akhirnya terlaksana.
Dari hasil cek lapangan, Walhi menemukan, kerusakan bukit bukan hanya terjadi di kaki Bukit Balau, tetapi juga di dua bukit lainnya, di antaranya Bukit PJR yang ikut digerus. Kerusakan ketiga bukit itu makin mengkhawatirkan, dan harus segera dihentikan.
"Kami sudah turun, Sabtu (21/11/2015) kemarin. Pengerukan itu bukan di kaki Bukit Balau saja. Tapi, ada dua bukit lainnya sudah dikeruk. Kondisinya juga parah. Bahkan di kaki Bukit Balau, sudah ada gudang yang dibangun," jelas Direktur Walhi Lampung Hendrawan, Minggu (22/11/2015).
Melihat aktivitas pengerukan bukit di wilayah Sukabumi, Walhi meminta pemerintah segera mengambil langkah dan turun langsung, untuk menghentikan aktivitas pengerukan bukit tersebut.
Apalagi, sambung Hendrawan, Penjabat (Pj) Wali Kota Bandar Lampung Sulpakar berjanji akan membuat perda penggelolaan bukit dan gunung di Bandar Lampung, sebagai langkah melindungi kerusakan. Harapannya, janji membuat perda itu bukan hanya wacana.
Diketahui, aktivitas pengerukan bukit-bukit di Bandar Lampung masih terjadi. Di antaranya, Bukit Kunyit, Bukit Camang, Bukit PJR, sampai Bukit Balau pun kini mulai dikeruk.
Aktivitas pengerukan di kaki Bukit Balau dilakukan menggunakan beberapa alat berat, dengan dibantu puluhan pekerja. Batu-batu gunung yang sudah dipecahkan diangkut sejumlah kendaraan truk, yang hilir mudik di sekitar kaki bukit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/bukit-balau_20151122_135239.jpg)