Ternyata, Karena Psikologis Ada Kalanya Seks Bisa Menyakitkan

Seharusnya, hubungan seks terasa nikmat dan indah. Tapi, beberapa orang justru tidak suka atau bahkan takut berhubungan sek

Tayang:
Editor: soni
kompas.com

• Jika bagian kulup ketat, penetrasi bisa menyakitkan. Biasanya karena kulup terdorong ke arah pangkal penis, saat penetrasi.

• Luka kecil di kulup yang tidak dapat dilihat oleh mata telanjang tetapi jelas terasa nyeri. • Radang kelenjar prostat (prostatitis).

• Nyeri testis dan pembengkakan yang kadang-kadang dapat disebabkan oleh ejakulasi yang tidak kunjung datang. Nyeri dan bengkak juga bisa menjadi pertanda adanya infeksi, seperti klamidia.

Yang harus Anda lakukan

Jika Anda merasa sakit selama atau setelah berhubungan seks, segera periksakan diri ke dokter atau klinik kesehatan seksual. Mereka dapat memeriksa apa yang menjadi penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya.

• Jika area genital terasa sakit dan gatal, mungkin dokter akan menganjurkan pemeriksaan untuk mengetahui apakah Anda menderita infeksi menular seksual. Pengobatan antibiotik mungkin akan diresepkan untuk Anda.

• Jika vagina kering, Anda mungkin disarankan untuk mencoba menggunakan produk pelumas. Biasanya, dokter akan merekomendasikan pelumas berbahan dasar air jika Anda menggunakan kondom saat berhubungan intim. Pasalnya, pelumas berbasis minyak dapat merusak kondom.

• Jika Anda memiliki alergi atau iritasi di sekitar alat kelamin, dokter akan membantu mengevaluasi penyebabnya dan akan menyarankan untuk Anda menghindari penggunaan produk penyebab alergi

• Jika rasa sakit disebabkan oleh faktor emosional, konselor atau terapis seks akan dapat membantu Anda mengatasinya

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved