2015, Jumlah Polisi Tewas Capai Angka 18 Orang

Sepanjang 2015, jumlah polisi tewas di seluruh Indonesia sebanyak 18 orang dan 74 orang luka-luka.

net
ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Sepanjang 2015, jumlah polisi tewas di seluruh Indonesia sebanyak 18 orang dan 74 orang luka-luka.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mengatakan, sejumlah polisi yang tewas itu merupakan korban pengeroyokan, ditembak begal, ditabrak, ditusuk, bentrokan sesama polisi, bentrok dengan TNI, korban bunuh diri, dan lain-lain.

"Sedangkan jumlah anggota TNI yang tewas di tahun 2015 ada 10 orang dan 12 luka," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (27/12/2015).

IPW mencatat, jumlah polisi yang tewas tersebut menurun jika dibanding tahun sebelumnya. Tahun lalu, jumlah polisi tewas mencapai 41 orang dan luka 42.

Tapi tahun ini, angka penyebab kematian terbesar polisi adalah akibat bunuh diri sebanyak 7 orang, ditembak 4 orang, kecelakaan 3 orang, ditikam 1 orang, dan lain lain 3 orang.

Masih tingginya angka kematian polisi saat menjalankan tugas perlu dicermati. Trennya mulai meningkat sejak 5 tahun terakhir. Yang paling memprihatinkan adalah tren kematian polisi akibat bunuh diri dan ditembak rekannya sendiri.

Kasus itu menunjukkan bahwa psikologi sebagian anggota Polri sangat labil, dan tidak mampu menahan emosi. IPW berharap pada 2016, jajaran Polri bisa lebih mawas diri, terlatih, peka, tidak emosional dan arogan. Sehingga, angka kematian polisi saat bertugas bisa semakin menurun.

"Yang lebih penting, di 2016, diharapkan tidak ada lagi sesama polisi saling serang atau polisi tembak polisi."

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved