BREAKING NEWS: Komplotan Pencuri Motor di Kotabumi Diringkus Polisi
Namun ketika hendak pulang, korban tidak menemukan motor Honda Supra X 125 bernopol BE 4351 JV miliknya.
Penulis: anung bayuardi | Editor: Ridwan Hardiansyah
Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Tri Susianingsih menjadi korban pencurian sepeda motor, di Taman Olah Seni Kotabumi, Lampung Utara (Lampura), Selasa (22/12/2015) sekira pukul 13.00 Wib.
Kasat reskrim Polres Lampura Iptu Supriyanto membenarkan kejadian tersebut. Saat itu, kendaraan korban terparkir di Taman Santap Kotabumi.
Namun ketika hendak pulang, korban tidak menemukan motor Honda Supra X 125 bernopol BE 4351 JV miliknya.
"Korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lampura," ujarnya Minggu (27/12/2015)
Dua hari setelah kejadian, Kamis (24/12/2015), lanjut Supriyanto, AW (18), tersangka pencuri sepeda motor Tri, ditangkap warga di Taman Olah Seni Kotabumi. Hal itu terjadi ketika AW akan melakukan pencurian kembali.
Dia dicurigai warga karena gelagatnya yang mencurigakan. Setelah pemeriksaan intensif oleh polisi, AW mengaku, dua hari sebelumnya, ia telah mencuri motor di lokasi tersebut.
"Ia tidak sendiri ketika melakukan pencurian," ujar Supriyanto.
Dari penuturan AW, polisi pun mengamankan DG (18) dan AS (18) di rumah masing-masing, keduanya warga Kelurahan Cempedak, Kotabumi.
Karena belum mendapatkan motor korban Tri, polisi lalu melakukan pengembangan kasus kembali.
Dari pengakuan ketiga tersangka, motor tersebut telah dijual kepada Jefri melalui Hendri.
"Sepeda motor Supra x 125 BE 4531 JV itu, mereka jual kepada tersangka Jepri Anggara (20) warga Lampung Tengah (Lamteng), melalui Hendri (21) warga Blambangan Pagar," kata Supriyanto.
"Kami amankan juga yang menjual sepeda motor Hendri dan penadahnya Jepri Anggara," tambah Supriyanto.
Untuk modus yang dilakukan, sambung Supriyanto, para pelaku berpura-pura sebagai pengamen. Saat korban lengah, pelaku baru melakukan aksi pencurian.
AW mengaku menggunakan uang hasil pencurian untuk memenuhi biaya hidup sehari-hari.
"Saya hanya kebagian Rp 600 ribu dari harga jual Rp 2.350.000," kata AW.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/curanmor_20151227_090349.jpg)