Berita Video Tribun Lampung

(VIDEO) Kuli Panggung Bobol Tempat Kos Mahasiswa

Supiyadi membobol tempat kos mahasiswa di Jalan Bumi Manti, Kampung Baru, Kedaton.

Penulis: wakos reza gautama | Editor: Reny Fitriani

Laporan Wartawan Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Petugas Unit Reserse Kriminal Polsek Kedaton menangkap Supiyadi (29), tersangka pencurian satu unit laptop. Polisi menembak paha Supiyadi karena sempat melakukan perlawanan dan berupaya melarikan diri saat ditangkap.

Kapolsek Kedaton Komisaris Handak Prakasa Qalbi mengutarakan, petugas meringkus Supiyadi di jalan saat keluar rumahnya. Handak mengatakan, Supiyadi membobol tempat kos mahasiswa di Jalan Bumi Manti, Kampung Baru, Kedaton.

“Tersangka masuk ke kamar kos korban Kodri lalu mencuri satu unit laptop,” tutur Handak, Selasa (29/12/2015). Dari tersangka Supiyadi, polisi menyita barang bukti berupa satu unit laptop milik korban. Laptop ditemukan di rumah Supiyadi di Jalan Bumi Manti, Kampung Baru.

Kapolsek Kedaton Komisaris Handak Prakasa Qalbi mengutarakan, tersangka Supiyadi membobol tempat kos mahasiswa dengan cara merusak jendela kamar kos. “Tersangka merusak jendela kamar menggunakan obeng,” ujar dia, Selasa (29/12/2015).

Handak mengatakan, Supiyadi beraksi seorang diri. Supiyadi adalah warga yang tinggal di sekitar tempat kos mahasiswa. Menurut Handak, Supiyadi berkeliling di area tempat kos mencari lokasi yang bisa dijadikan sasaran.

Handak mengatakan, Supiyadi memantau situasi sekitar. Apabila situasi sepi, lanjut Handak, Supiyadi akan melancarkan aksinya. Supiyadi, tutur Handak, merusak jendela kamar kos lalu mengambil barang-barang di dalam kamar kos.

Supiyadi, tersangka pencurian laptop di kamas kos mahasiswa, mengaku sudah tiga kali mencuri di tempat kos mahasiswa. Supiyadi mengatakan, ia biasanya mencuri barang seperti laptop dan telepon genggam yang ada di kamar kos.

“Saya sudah tiga kali bobol tempat kos. Dua kali saya curi HP (handphone) dan satu kali curi laptop,” ujar pria yang sehari-hari bekerja sebagai kuli panggul di pasar ini, Selasa (29/12/2015). Menurut dia, barang-barang curian itu dijual lagi ke orang lain.

Uang hasil penjualan barang curian, Supiyadi gunakan untuk membiayai kebutuhan rumah tangganya. “Uangnya saya pakai untuk anak istri,” tutur dia. Supiyadi mengatakan, mencuri karena ada kesempatan.

Supiyadi menuturkan, ia biasanya hanya lewat di tempat kos. “Saya sebenarnya Cuma lewat saja. Karena melihat ada jendela terbuka timbullah niat mencuri. Saya masuk saja ke tempat kos lewat jendela lalu mengambil barang-barangnya,” ujar Supiyadi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved