Jl KH Gholib Pringsewu Terendam 1 Meter
Hujan lebat yang mengguyur wilayah Pringsewu sejak pukul 17.30-22.30 WIB pada Selasa (5/1) membuat sejumlah lokasi di Bumi Jejama Secancanan tergenang
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: soni
Laporan Reporter Tribun Lampung R Didik Budiawan
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Pringsewu sejak pukul 17.30-22.30 WIB pada Selasa (5/1) membuat sejumlah lokasi di Bumi Jejama Secancanan tergenang air. Genangan ini pun rutin terjadi acap kali hujan deras datang.
Hujan selama kurang lebih lima jam itu misalnya membuat ruas Jalan Lintas Barat (Jalinbar) depan dealer Yamaha Kecamatan Pringsewu tergenang. Kondisi serupa juga terjadi di ruas jalan provinsi di Jalan KH Gholib Pringsewu. Tepatnya, di depan pengisian bensin milik KH Hambali. Ketinggian air di ruas jalan itu mencapai sepaha orang dewasa.
Hambali, yang juga ketua MUI Pringsewu mengakui bila di wilayah tersebut sering kali banjir saat hujan lebat turun. Tapi genangan kali ini lebih parah. "Memang daerah rutin banjir, tapi baru kali ini banjir besar," ujar Hambali, Rabu (6/1) sore.
Dia menilai, banjir besar yang timbul kali ini lantaran air yang mengalir di sungai sebelah rumahnya terhambat oleh paralon PDAM. Diketahui paralon yang menjadi instalasi jaringan PDAM itu dipasang pada jelang akhir 2015.
Lantaran paralon yang melintang tersebut, lantas sampah yang berasal dari hulu sungai menyumbat di gorong-gorong yang ada paralon melintang. Akibatnya air yang mengalir ke hilir ini terhambat oleh sampah yang menyumpal itu.