Penerbangan Lion Air Ditunda Akibat Penumpang Mengaku Bawa Bom

Ulah seorang penumpang yang mengaku membawa bom, membuat penerbangan pesawat Lion Air JT 305 dari Banda Aceh menuju Jakarta harus ditunda, Jumat

DOK
Pesawat jenis Boeing 737-900ER milik maskapai Lion Air 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDA ACEH - Ulah seorang penumpang yang mengaku membawa bom, membuat penerbangan pesawat Lion Air JT 305 dari Banda Aceh menuju Jakarta harus ditunda, Jumat (15/1/2016).

Penumpang asal Banda Aceh yang mengaku membawa bom itu, akhirnya dipaksa turun dan harus menjalani proses hukum di kepolisian.

"Pengakuan pelaku, dia bercanda tapi ini sudah menyalahi peraturan penerbangan tidak bisa ditoleransi lagi," kata General Manager (GM) PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Joko Sudarmanto, Jumat.

Joko menambahkan, ulah pelaku yang mengaku membawa bom mengakibatkan penerbangan Lion Air JT 305, yang seharusnya terbang pukul 16.30 sore, ditunda hingga malam ini.

"Begitu kami mendapat pengakuan si pelaku meskipun dibilangnya bercanda, kami menindaklanjutinya dengan memerintahkan semua penumpang turun dari pesawat, dan kami memeriksa ulang seluruh penumpang termasuk barang bawannya," ungkap Joko.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Serambinews.com, saat ini pelaku teror bom di Bandara SIM diboyong ke Polresta Banda Aceh. Sementara, penumpang Lion Air akan melanjutkan penerbangannya pada Jumat malam.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved