Breaking News:

Perlindungan Hukum Terhadap Guru Lemah, Advokat Beri Penyuluhan Hukum

LBH Guevara, LBH Tani HKTI Lampung, dan LBH Bandar Lampung bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Tulangbawang (Tuba) menggelar penyuluhan hukum untuk

Penulis: wakos reza gautama | Editor: Ridwan Hardiansyah
Ist
Penyuluhan hukum untuk guru. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MENGGALA - LBH Guevara, LBH Tani HKTI Lampung, dan LBH Bandar Lampung bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Tulangbawang (Tuba) menggelar penyuluhan hukum untuk guru, Kamis (14/1/2016).

Acara yang digelar di aula SMAN 3 Menggala tersebut diikuti 200 guru dan kepala sekolah di Kabupaten Tuba.

Acara tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, yaitu Direktur LBH Pers Lampung Hanafi Sampurna, Direktur LBH Tani HKTI Lampung Wahrul Fauzi Silalahi, Direktur LBH Bandar Lampung Alian Setiadi, Kasi Pidsus Kejari Menggala Sunardi, Kasi Pidum Kejari Menggala Taufik Efendi, dan Kasat Reskrim Polres Tuba Ajun Komisaris Efendi.

Direktur LBH Tani HKTI Lampung Wahrul Fauzi Silalahi menjelaskan, kegiatan itu dilaksanakan karena selama ini, perlindungan hukum terhadap guru sangat lemah.

“Advokasi dari organsasi guru pun bisa dikatakan belum optimal. Ketika guru terkena masalah hukum, khususnya yang berkaitan dengan tugasnya sebagai guru, dia seolah harus berjuang sendiri,” ujar Fauzi, Jumat, (15/1/2016).

“Kami berharap guru mendapatkan perlindungan hukum dari tindak kekerasan, ancaman, perlakuan diskriminatif, intimidasi, atau perlakuan tidak adil dari pihak peserta didik, orangtua peserta didik, masyarakat, birokrasi, atau pihak lain,” pungkas Fauzi yang juga menjabat Plt Ketua HKTI Lampung.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved