Berita Video Tribun Lampung

(VIDEO) Kobila dan Gesekan yang Menyayat Hati di Taman Beringin

“Ada yang sangat merdu hingga mampu menyayat hati. Ada yang biasa saja. Itu tergantung dari yang menggeseknya. Karena, masing-masing orang memiliki

Penulis: Yoga Noldy Perdana | Editor: Ridwan Hardiansyah

Laporan Reporter Tribun Lampung Yoga Noldy Perdana

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Biola adalah sebuah alat musik dawai yang dimainkan dengan cara digesek. Biola memiliki empat senar (G-D-A-E) yang disetel berbeda satu sama lain, dengan interval sempurna kelima.

Di Bandar Lampung, ada sebuah komunitas yang menekuni alat musik gesek tersebut. Namanya, Komunitas Biola Lampung (Kobila).

Komunitas yang berdiri pada Agustus 2015 itu, biasa berkumpul secara rutin sebanyak seminggu sekali, di Taman Beringin Universitas Lampung (Unila) pada Minggu sore.

Pada Minggu (28/2/2016), ada delapan orang sedang berlatih di area Taman Beringin Unila.

Ketua Kobila Teguh Wicaksono mengatakan, biola adalah salah satu alat musik yang memiliki suara terindah.

“Ada yang sangat merdu hingga mampu menyayat hati. Ada yang biasa saja. Itu tergantung dari yang menggeseknya. Karena, masing-masing orang memiliki soul (jiwa), atau penghayatannya sendiri. Di situlah, uniknya biola, suara mencerminkan jiwa pemainnya,” tutur Teguh.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved