Warga Jagabaya I Minta Pemkot Segera Lakukan Pengerukan Sungai Dangkal
Sebab, setiap kali turun hujan tempat tinggal mereka terkena luapan air sungai dan banjir.
Penulis: Dewi Anita | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribun Lampung Dewi Anita
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Warga Jalan Hanoman gang Abimanyu, Jagabaya I, kec Way Halim meminta pemerintah untuk segera melakukan pengerukan sungai. Sebab, setiap kali turun hujan tempat tinggal mereka terkena luapan air sungai dan banjir.
Salah satu Warga Eva (47) mengatakan setiap turun hujan di daerahnya pasti mengalami banjir luapan air dari sungai Kaliawi tersebut. "Setiap hujan baik deras dengan waktu singkat maupun waktu yang lama," kata Eva, Minggu (5/3/2016).
Pihak warga sangat berharap pemerintah dapat dengan segera melakukan pengerukan sungai yang sudah dangkal itu. "Sungai ini sudah dangkal jadi airnya meluap. Bahkan di rumah Pak Saiful bisa setinggi satu meter jika sudah terjadi hujan," ujar Eva.
Beberapa waktu lalu sudah ada pembersihan sungai, namun tidak dilakukan pengerukan tanahnya padahal sudah dangkal. "Dulu itu cuman dibersihkan saja sampahnya, tapi tidak dikeruk," katanya.
Warga setempat berharap sesegera mungkin dilakukan pengerukan, sebab baik siang malam ketika hujan turun pasti banjir. "Perabotan kami biarkan saja mau bagaimana lagi, yang diselamatkan beras untuk makan dan juga kasur untuk tidur," tambahnya.
Bahkan ketika malam hari turun hujan terjaid banijir dan juga padam listrik. Warga hanya berdiam dan tidak bisa berbuat apa-apa. "Sudah tengah malam mati lampu banjir juga, jadi mau bersihin ya gak bisa cuman diem saja," imbuhnya.
Warga setempat siap membantu jika ada pengerukan sungai tersebut. Yang pasti sungai harus dibersihkan dengan alat berat, jika tidak akan sulit melakukan pengerukannya.
Sementara Wali Kota Bandar lampung Herman HN mengatakan ada biaya untuk mengerukan sungai setiap tahunnya. "Ya nanti sungai itu dikeruk yang dapat mengakibatkan banjir," kata Herman usai meninjau lokais longsor diketapang.