Solusi Hadapi Orangtua yang Keras Kepala

Orangtua saya sifatnya sangat keras kepala. Bila diingatkan sesuatu hal yang benar malah marah - marah dan menganggap anaknya

Penulis: Eka Ahmad Sholichin | Editor: soni

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka A Solihin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Yth Psikolog. Orangtua saya sifatnya sangat keras kepala. Bila diingatkan sesuatu hal yang benar malah marah - marah dan menganggap anaknya yang sudah dewasa tidak mengerti apa - apa. Bagaimana solusinya? Terima kasih atas penjelasannya.

Pengirim: +6281379865xxx

Cobalah Kompromi

Kami jelaskan bahwa di dunia ini kita tidak bisa memilih orangtua yang sesuai keinginan kita, misalnya yang baik, tidak pemarah, bijaksana dan sifat - sifat baik lainnya.

Ada beberapa tipe orangtua yang suka menyakiti hati anak yaitu:

1. Orangtua yang suka berkata kasar terhadap anaknya, sering menyalahkan anak, apabila anak bersikap tidak sesuai keinginannya maka si anak akan dimarah dan dimaki, dan orangtua ini tidak bisa berbicara dengan cara yang baik,

2. Orangtua yang tidak peduli dengan perasaan anak dan bertindak seenaknya sendiri, bagi mereka yang utama adalah perasaannya saja,

3. Ada juga orangtua yang egois yang tidak mempedulikan prestasi anak, kebutuhan anak, tidak peduli dengan kegiatan anak,

4. Orangtua yang mengandalkan uang untuk menguasai anak. Mereka akan mengungkit atas biaya yang telah dikeluarkan saat anak berbuat keliru,

5. Orangtua yang bicara kasar disertai dengan kekerasan fisik seperti memukul, melempar buku apabila anak berbuat tidak sesuai keinginannya,

6. Orangtua yang sering bertengkar di hadapan anak sehingga anak biasa melihat perang antara kedua orangtuanya.

Biasanya anak yang tersakiti oleh orangtuanya cenderung akan melakukan hal-hal sbb:
1. Anak menjadi tidak peduli dengan sekelilingnya bahkan juga tidak peduli dengan orangtuanya,

2. Ada anak yang memberontak atas perlakuan orangtunya dengan cara yang negatif, misalnya melakukan hal - hal yang merugikan dirinya sendiri, seperti merokok, minum - minuman keras, menghamburkan uang tanpa alasan yang jelas, berbuat jahat bahkan bisa membunuh orang lain,

3. Ada anak yang memberontak namun dalam pengertian positif. Dia menjalani hidup dan mampu untuk membuktikan bahwa dia mampu melakukan sesuatu yang baik dan tidak merugikan orang lain,

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved