Disekap Selama 2 Tahun Gadis Ini Baru Bisa Kabur, Penculik Potong Leher Sendiri
Ada catatan yang ditinggalkan gadis itu di kotak surat, menyusul penculikan itu. Tulisan itu berbunyi "tolong, tak usah mencari saya".
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TOKYO - Seorang gadis di Jepang yang dilaporkan hilang sejak dua tahun lalu, tiba-tiba kembali ke rumahnya di Tokyo.
Gadis itu ternyata berhasil melarikan diri dari sebuah kamar apartemen di mana selama ini dia dikurung.
Hal ini diterangkan aparat kepolisian setempat, seperti dikutip Kantor Berita AFP, Senin (28/3/2016).
Remaja berusia 15 tahun itu menghilang pada bulan Maret 2014.
Aparat kepolisian menyatakan, ada catatan yang ditinggalkan gadis itu di kotak surat rumahnya, menyusul penculikan itu. Tulisan itu berbunyi "tolong, tak usah mencari saya".
Kendati demikian, sejak awal orangtua anak ini meyakini bahwa putri mereka memang diculik. Namun, upaya pencarian selama dua tahun tak juga membuahkan hasil.
Kabar baik baru muncul, ketika pada Minggu (27/3/2016), telepon di rumah itu berdering. Telepon datang dari telepon umum di Stasiun Kereta Tokyo yang mengabarkan bahwa si anak sudah lepas.
Jurubicara polisi bernama Saitama menerangkan kejadian itu kepada media. Saitama mengatakan, setelah beberapa jam remaja itu berada di bawah perlindungan polisi, terduga pelaku penculikan ditemukan berlumuran darah di sebuah jalan di Shizuoka, sebelah barat Tokyo.
"Dilaporkan pelaku mencoba melakukan aksi bunuh diri, dengan memotong leher menggunakan pisau," demikian tertulis di sebuah media lokal.
Gadis yang hingga kini namanya belum diumumkan, mengaku diculik oleh lelaki yang menghentikannya saat berjalan pulang dari sekolah.
Gadis itu lalu ditarik ke dalam mobil. Pelaku sempat berujar bahwa orangtua si gadis akan bercerai, dan dia dipaksa untuk menulis surat untuk orangtuanya itu.
Pelaku yang kini berusia 23 tahun, diidentifikasi bernama Kabu Terauchi, telah diwisuda dari Universitas Chiba, di Tokyo bulan ini. Dia tetap menjalani kuliah meski menawan gadis itu di kamar apartemennya.
Setelah diwisuda, keduanya pindah ke sebuah apartemen di Tokyo. Nah, pada Minggu, gadis itu menggunakan kesempatan untuk melarikan diri.
Kini, polisi menangkap Terauchi dengan tuduhan penculikan anak di bawah umur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/penyekapan-gadis-di-tokyo_20160328_193054.jpg)