Berita Terkini Nasional

Ternyata Yai Mim Tewas Karena Satu Hal Ini, Hasil Visum Resmi Dirilis Polisi

Penyebab kematian Yai Mim, mulai terungkap. Hasil visum menunjukkan adanya tanda kuat yang mengarah pada asfiksia atau kekurangan oksigen.

Tayang:
TribunJatim.com/HO/IST
PENYEBAB KEMATIAN - Hasil visum keluar, penyebab kematian eks dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Imam Muslimin alias Yai Mim akhirnya terungkap, Selasa, (14/4/2026). dokter forensik menemukan indikasi dominan yang mengarah pada kondisi kekurangan oksigen atau asfiksia sebagai penyebab kematian. 

Ringkasan Berita:
  • Tahanan Imam Muslimin (Yai Mim) diduga meninggal akibat asfiksia.
  • Hasil visum oleh tim forensik RSSA Malang menunjukkan tanda kuat ke arah asfiksia.
  • Korban sempat lemas saat hendak diperiksa di Polresta Malang Kota.
  • Sebelumnya kondisi kesehatan disebut normal tanpa keluhan. Jenazah dimakamkan di Blitar atas permintaan keluarga.

Tribunlampung.co.id, Malang - Penyebab kematian mantan dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Imam Muslimin alias Yai Mim, mulai terungkap. Hasil visum menunjukkan adanya tanda kuat yang mengarah pada asfiksia atau kondisi kekurangan oksigen.

Asfiksia sendiri merupakan kondisi ketika tubuh kekurangan oksigen yang dapat mengganggu pernapasan hingga berujung kematian.

Dikutip dari TribunJatim.com, Kasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Rahmad Aji Prabowo mengatakan visum terhadap jenazah Yai Mim telah rampung dilakukan oleh Tim Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSSA Malang pada Senin (13/4/2026) petang.

“Dari hasil visum, dokter menyimpulkan tanda-tanda menonjol mengarah pada asfiksia,” kata Rahmad Aji.

Temuan tersebut menjadi petunjuk penting dalam mengungkap penyebab meninggalnya Yai Mim.

Baca juga: Penyebab Yai Mim Tewas Dalam Tahanan, Polisi Beri Penjelasan Kronologisnya

Sebelumnya, Yai Mim dilaporkan sempat hendak menjalani pemeriksaan sebagai pelapor dalam sebuah perkara di Polresta Malang Kota.

Saat itu ia berjalan dari dalam rumah tahanan menuju ruang pemeriksaan. Namun sebelum pemeriksaan dimulai, ia mendadak lemas dan akhirnya terjatuh dalam posisi duduk.

Melihat kondisinya, tim medis Polresta Malang Kota langsung memberikan pertolongan pertama sebelum Yai Mim dilarikan ke RS Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Setelah proses visum selesai, jenazah Yai Mim kemudian dibawa ke kampung halamannya di Kabupaten Blitar untuk dimakamkan.

“Jenazah langsung dibawa ke Blitar atas permintaan keluarga,” ujar Rahmad Aji.

Sempat jalani pemeriksaan kesehatan

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobhikin mengatakan sebelum kejadian kondisi kesehatan Yai Mim tidak menunjukkan keluhan berarti.

Bahkan pada pagi hari sebelum kejadian, sekitar pukul 08.59 WIB, ia sempat menjalani pemeriksaan kesehatan rutin.

“Hasil pemeriksaan tensinya normal, 100/80. Tidak ada keluhan yang dirasakan,” kata Lukman.

Menurut dia, pemeriksaan kesehatan tersebut memang rutin dilakukan dua kali dalam sepekan.

Selama menjalani masa tahanan, Yai Mim juga tidak pernah melaporkan adanya gangguan kesehatan.

Tersangka kasus pelecehan seksual

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved